Home News Bukan ASN Biasa! Pemprov Kalbar Gembleng Pegawai Jadi Ahli Strategi Lewat ‘Policy Brief’
News

Bukan ASN Biasa! Pemprov Kalbar Gembleng Pegawai Jadi Ahli Strategi Lewat ‘Policy Brief’

Kompetensi ASN Kalimantan Barat

Share
Pemprov Kalbar tingkatkan kemampuan ASN kuasai policy brief
Pemprov Kalbar tingkatkan kemampuan ASN kuasai policy brief
Share

Melalui penguatan kompetensi ini, birokrasi di Kalimantan Barat diharapkan bertransformasi menjadi organisasi yang lebih dinamis dan berbasis pengetahuan (knowledge-based organization).

Dengan ASN yang memiliki kualifikasi layaknya tim ahli (think tank), Kalimantan Barat optimis mampu melahirkan berbagai terobosan kebijakan yang mampu menjawab tantangan ekonomi dan sosial di masa depan.

“Dengan policy brief, pimpinan tidak perlu lagi membaca laporan panjang. Cukup dari dokumen ini, masalah dan alternatif solusinya sudah bisa dipahami dengan cepat,” tuturnya.

Harisson menilai, penggunaan policy brief sejalan dengan kebutuhan tata kelola pemerintahan modern yang menuntut efisiensi dan ketepatan dalam pengambilan keputusan.

Ia juga mengapresiasi, kemampuan para peserta yang dinilai mampu menyusun policy brief dengan baik meskipun pelatihan yang diikuti relatif singkat.

“Biasanya pelatihan seperti ini memerlukan waktu hingga dua minggu. Namun dalam dua hari, peserta sudah mampu menunjukkan kualitas yang baik. Ini menunjukkan pemahaman mereka sudah cukup kuat,” katanya.

Lebih lanjut, Harisson menegaskan bahwa policy brief tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai alat untuk meyakinkan pimpinan terhadap urgensi suatu persoalan sekaligus menawarkan solusi yang aplikatif.

“Tujuan utamanya adalah membantu pimpinan memahami masalah secara cepat dan memberikan alternatif solusi yang bisa langsung diterapkan,” kata dia.

Ia menambahkan, policy brief juga berperan sebagai jembatan komunikasi yang efektif antara ASN sebagai analis kebijakan dengan para pengambil keputusan, sehingga gagasan yang disampaikan menjadi lebih terstruktur dan berdampak.

Dalam penyusunannya, Harisson mengingatkan agar policy brief disusun secara sederhana, tidak bertele-tele, namun tetap kuat secara substansi dan didukung data yang valid.

“Bahasanya harus jelas, fokus pada inti persoalan, dan rekomendasinya harus praktis serta bisa langsung dilaksanakan,” katanya.

Share
Related Articles
Foto iStock
News

Kemenhut Aktifkan Posko Ancaman El Nino Ekstrem di Kalbar

IKNPOS.ID - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI mengaktifkan Pos Komando (Posko) Pengendalian Kebakaran...

Kasus Lahan Limo Depok yang Sudah Inkrah Kembali Dibuka, Ada Apa?
News

Kasus Lahan Limo Depok yang Sudah Inkrah Kembali Dibuka, Ada Apa?

IKNPOS.ID - Nama Kusyanto mendadak menjadi sorotan. Ini setelah dirinya ditetapkan sebagai...

Kerukunan adalah fondasi utama pembangunan di Kalimantan Utara.
News

Kaltara Siaga Damai! Resep Rahasia Kemenag Satukan Tokoh Lintas Agama dalam Satu Meja

IKNpos.id - Di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas Kalimantan Utara, Kantor...