IKNPOS.ID – Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin ramai dikunjungi masyarakat yang ingin melihat langsung perkembangan pembangunan ibu kota baru Indonesia. Tidak hanya sekadar berkunjung, para pengunjung kini dapat menikmati pengalaman wisata edukasi yang menghadirkan pemandu lokal untuk menjelaskan berbagai sudut penting di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.
Begitu menaiki bus listrik yang beroperasi di kawasan tersebut, para pengunjung langsung disambut oleh pemandu wisata yang siap menemani perjalanan. Para pemandu tidak hanya mengarahkan rute perjalanan, tetapi juga menjelaskan berbagai informasi tentang bangunan, kawasan, serta filosofi yang melatarbelakangi pembangunan IKN.
Bagi banyak pengunjung, pengalaman tersebut memberikan perspektif baru tentang ibu kota masa depan Indonesia. Mereka tidak hanya melihat bangunan fisik, tetapi juga memahami cerita di balik konsep pembangunan kota yang dirancang sebagai pusat pemerintahan modern.
Salah satu pengunjung bernama Rafi mengaku datang ke IKN hanya untuk mengisi waktu akhir pekan. Namun ia tidak menyangka bahwa kunjungan tersebut berubah menjadi pengalaman yang penuh informasi.
Ia mengatakan bahwa sepanjang perjalanan di bus, pemandu wisata menjelaskan nama-nama tempat, fungsi kawasan, hingga nilai yang ingin ditampilkan dari setiap bangunan di kawasan inti pemerintahan.
Peran Pemandu Wisata Nusantara dalam Pengalaman Kunjungan
Seiring meningkatnya minat masyarakat untuk melihat langsung pembangunan IKN, kehadiran Pemandu Wisata Nusantara menjadi bagian penting dalam pelayanan kunjungan. Para pemandu membantu pengunjung memahami berbagai kawasan, fasilitas, serta perkembangan pembangunan yang sedang berlangsung.
Saat ini terdapat 25 orang pemandu wisata yang bertugas di kawasan IKN. Mereka berasal dari kelompok sadar wisata serta masyarakat lokal yang dilibatkan sebagai relawan binaan Direktorat Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN.
Kehadiran mereka menjadi bentuk partisipasi masyarakat lokal dalam memperkenalkan Ibu Kota Nusantara kepada pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.
Tidak hanya bertugas sebagai pemandu, mereka juga berperan sebagai narator yang menjelaskan cerita di balik kawasan yang sedang dibangun. Dengan pendekatan yang komunikatif, para pengunjung dapat memahami konsep kota baru yang dirancang untuk menjadi pusat pemerintahan sekaligus kota masa depan.