IKNPOS.ID – Peristiwa tragis terjadi di Desa Bugang, Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Sebanyak tujuh pekerja tambang emas dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tanah di lubang tambang yang sedang mereka kerjakan pada Minggu (8/3/2026).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 12.23 WIB ketika para pekerja tengah melakukan aktivitas penambangan emas di sebuah lubang galian.
Saat kejadian, sebagian pekerja berada di dalam lubang tambang, sementara beberapa lainnya berada di bagian atas. Tiba-tiba tanah di sekitar lokasi mengalami longsor dan menimbun para pekerja yang berada di dasar lubang.
Akibat kejadian tersebut, para pekerja yang berada di dalam lubang tidak sempat menyelamatkan diri dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Evakuasi Korban Dibantu Warga
Proses evakuasi terhadap para korban dilakukan oleh warga setempat secara gotong royong. Evakuasi berlangsung selama beberapa jam dan dilaporkan selesai sekitar pukul 15.00 WIB.
Seluruh jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan di desa setempat.
Adapun tujuh korban yang meninggal dunia yakni:
- Jasno
- Juraini
- Yuni Safitri
- H. Dermansyah
- Rinawati
- Kamarudin
- Saidah
Dari total korban meninggal, empat di antaranya merupakan perempuan. Seluruh korban diketahui merupakan warga Desa Bugang.
Tiga Pekerja Berhasil Selamat
Selain korban meninggal, terdapat tiga pekerja yang berhasil selamat dari peristiwa tersebut. Mereka selamat karena berada di bagian atas area tambang saat longsor terjadi.
Tiga pekerja yang selamat adalah:
- Mardianti
- Saliasni
- Sandi Sugianto
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi di lapangan, saat kejadian terdapat 10 pekerja yang sedang melakukan aktivitas penambangan emas menggunakan mesin dompeng.
Aktivitas penambangan dilakukan di sebuah lubang dompeng, yakni lubang galian tambang emas tradisional yang biasanya digunakan dalam praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).







