Sehari sebelumnya, Minggu 29 Maret, satu prajurit TNI dilaporkan gugur dan tiga lainnya mengalami luka ringan hingga berat akibat serangan artileri Israel.
Prajurit yang gugur diketahui bernama Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon dari Batalion Infanteri 113/Jaya Sakti.
Kapuspen Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan bahwa jenazah Praka Farizal Rhomadhon saat ini tengah diproses untuk dipulangkan ke Tanah Air.
“Prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquaters (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beiru,” kata Aulia dikutip dari ANTARA di Jakarta.
Aulia menjelaskan, Praka Farizal merupakan bagian dari Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL.
Ia gugur akibat serangan artileri yang menghantam posisi kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar, Lebanon Selatan, Minggu (29/3).
Serangan tersebut disebut terjadi seiring meningkatnya intensitas konflik di kawasan itu.
Dalam peristiwa yang sama, tiga prajurit TNI lainnya juga menjadi korban. Mereka adalah Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan.
“Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” jelas Aulia. *