IKNPOS.ID – Pemerintah terus memperkuat infrastruktur dasar di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satunya melalui pembangunan intake atau pengambil air Sungai Riko-Kernain di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Proyek ini digarap oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV, guna memastikan ketersediaan air bersih, termasuk untuk operasional Bandara Internasional Nusantara sebagai penunjang transportasi IKN.
Suplai Air Bersih untuk Bandara dan Permukiman
Direktur Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid, menjelaskan bahwa intake ini tidak hanya melayani kebutuhan bandara, tetapi juga masyarakat sekitar.
Wilayah yang akan mendapatkan manfaat antara lain:
- Kelurahan Riko
- Sotek
- Pantai Lango
- Gersik
- Jenebora
- Sepan hingga Petung
Dengan demikian, proyek ini menjadi solusi strategis untuk pemerataan layanan air bersih di Kecamatan Penajam.
Kapasitas Besar, Dukung Kebutuhan IKN
Infrastruktur ini dirancang dengan kapasitas besar untuk mendukung pertumbuhan kawasan IKN:
- Kapasitas intake: 500 liter per detik
- Water Treatment Plant (WTP): 200 liter per detik
Air baku dari Sungai Riko-Kernain akan diolah sebelum didistribusikan ke bandara dan permukiman warga.
Proyek Masuk Tahap Final Perencanaan
Saat ini, proyek intake masih dalam tahap akhir penyusunan dokumen teknis dan pra studi kelayakan.
Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV juga tengah:
- Melakukan sosialisasi kepada masyarakat terdampak
- Mengukur lahan pembangunan
- Menyiapkan tahapan konstruksi
Lokasi intake berada sekitar 1,8 kilometer dari Jembatan Riko.
Nantinya Dikelola BUMD Daerah
Setelah pembangunan selesai, fasilitas intake akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.
Pengelolaannya akan dilakukan oleh Perumda Air Minum Danum Taka sebagai BUMD setempat.
Anggaran dan Perencanaan
Penyusunan Detail Engineering Design (DED) proyek ini telah dilakukan sejak 2024 dengan nilai sekitar Rp3,5 miliar melalui proses lelang resmi.
Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar teknis dan kebutuhan jangka panjang.