Home News Polri Resmi Tutup Operasi Ketupat 2026, Personel Tetap Siaga Kawal Arus Balik Kedua
News

Polri Resmi Tutup Operasi Ketupat 2026, Personel Tetap Siaga Kawal Arus Balik Kedua

Share
Aparat TNI Polri
Share

IKNPOS.ID – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) secara resmi telah mengakhiri pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang digelar khusus untuk mengamankan periode mudik Lebaran tahun ini. Operasi pengamanan besar-besaran tersebut telah berlangsung selama 13 hari penuh, terhitung mulai Jumat, 14 Maret 2026, hingga berakhir pada Rabu, 25 Maret 2026.

Kepastian mengenai penutupan operasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, saat berada di Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis dini hari.

“Malam ini 25 Maret pukul 24.00 WIB, mendasari TR Bapak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Operasi Ketupat sudah ditutup,” tegas Irjen Pol. Agus Suryonugroho dalam pernyataannya.

Meskipun Operasi Ketupat telah resmi berakhir, Polri menegaskan bahwa mereka tidak serta-merta menghentikan pengamanan di jalur mudik.

Irjen Pol. Agus menjelaskan bahwa pihaknya akan segera melanjutkan langkah pengamanan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Hal ini dilakukan demi menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat pasca-Lebaran.

Personel kepolisian pun dipastikan tetap disiagakan di berbagai titik strategis. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dinamika yang terjadi di lapangan, terutama dalam menghadapi prediksi puncak arus balik kedua yang diperkirakan akan jatuh pada tanggal 28 hingga 29 Maret 2026 mendatang.

Dalam sesi evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, pihak Polri memberikan catatan mengenai adanya lonjakan volume kendaraan yang sangat signifikan saat puncak arus mudik berlangsung. Tercatat, jumlah kendaraan mencapai angka 270.315 unit, yang menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan operasi pengamanan mudik.

“Bila dibandingkan tahun lalu 2025, ada peningkatan 4,62 persen. Tahun yang lalu 258.512 kendaraan,” ungkap Kakorlantas.

Kendati volume kendaraan meningkat tajam, Polri mengklaim arus lalu lintas tetap dapat dikendalikan dengan baik.

Keberhasilan ini dinilai sebagai buah dari penerapan berbagai strategi manajemen rekayasa lalu lintas, mulai dari sistem satu arah (one way) skala nasional hingga rekayasa lokal.

Share
Related Articles
News

Tito Karnavian Desak Daerah Percepat Data, Huntap Korban Bencana Dikebut

Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito...

News

Pembangunan 32 Ribu Kopdes Berjalan Bertahap, Pemerintah Target Rampung Juli 2026

Pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) di berbagai daerah masih berlangsung dengan progres yang...

Prabowo sebut Rakyat Dambakan Pemimpin yang Jujur, Adil dan Bekerja
News

Prabowo Pastikan Program MBG Tetap Jalan, Pengelola SPPG Sambut Antusias

Presiden Prabowo Subianto memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan dan...

News

Polri Sampaikan Duka, Personel Gugur Saat Operasi Ketupat 2026 Dapat Penghargaan

IKNPOS.ID - Kepolisian Republik Indonesia menyampaikan rasa duka mendalam atas gugurnya personel...