Meski sebagian besar harga masih stabil, Budi mengakui ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan tipis, di antaranya cabai rawit dan telur ayam ras. Kenaikan ini disebut terjadi karena meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.
Namun demikian, ia menilai kenaikan tersebut masih dalam batas yang wajar. Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan bahan pokok hingga mendekati hari raya.
Pemantauan itu dilakukan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang mencatat perkembangan harga dari berbagai daerah.
“Jadi setiap hari itu kan ada kontribusi dari beberapa daerah. Jadi ada 550 titik pasar yang terus kita awasi, kita ikuti perkembangan harganya,” terangnya.
Berdasarkan data SP2KP per 13 Maret 2026, harga beras medium tercatat sebesar Rp13.680 per kilogram, sedangkan beras premium Rp15.342 per kilogram.
Sementara itu, Minyakita berada di angka Rp15.872 per liter dan minyak goreng premium Rp21.180 per liter. Untuk komoditas lainnya, harga daging ayam ras tercatat Rp40.462 per kilogram dan telur ayam ras Rp30.879 per kilogram.
Adapun harga cabai merah keriting berada di kisaran Rp39.79 per kilogram, cabai rawit Rp78.079 per kilogram, serta cabai merah besar Rp41.630 per kilogram.
Di sisi lain, harga bawang merah tercatat Rp39.934 per kilogram dan bawang putih Rp36.146 per kilogram. Pemerintah memastikan pemantauan harga akan terus dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang Lebaran. *
- Budi Santoso
- harga ayam
- Harga bahan pokok
- harga bawang merah
- Harga beras
- Harga Cabai
- harga kebutuhan pokok
- harga minyak goreng
- harga minyak goreng premium
- harga pangan jelang lebaran
- harga pangan nasional
- Harga sembako
- harga telur ayam
- ketersediaan sembako
- Menteri Perdagangan
- Minyakita
- pasar rawasari
- pemantauan harga pasar
- sistem pemantauan pasar
- stok bahan pokok