IKNPOS.ID – Pemerintah terus menunjukkan keseriusannya dalam melanjutkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.
Komitmen ini kembali ditegaskan dalam pertemuan antara Staf Khusus Wakil Presiden, Tina Talisa, dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo, Rabu (25/3/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk membahas perkembangan terbaru proyek strategis nasional tersebut sekaligus memastikan keberlanjutannya di masa mendatang.
Dalam keterangannya, Tina Talisa mengungkapkan bahwa dirinya bersama Suwardi mewakili jajaran Staf Khusus Wakil Presiden untuk berdiskusi langsung dengan Jokowi.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah perkembangan pembangunan IKN serta strategi percepatan transisi pusat pemerintahan ke ibu kota baru.
“Tadi saya juga diskusi soal IKN dengan Pak Jokowi. Saya terakhir ke IKN itu 21 Januari 2026 sebagai tindak lanjut arahan Pak Wapres,” ujarnya.
ASN Mulai Berkantor Bergiliran di IKN
Salah satu langkah konkret yang tengah didorong pemerintah adalah penugasan aparatur pemerintah untuk berkantor secara bergiliran di kawasan IKN.
Menurut Tina, kebijakan ini bukan sekadar simbolis, tetapi merupakan bagian dari strategi percepatan transisi pemerintahan.
Dengan kehadiran langsung unsur pemerintah di lapangan, diharapkan proses pembangunan dan kesiapan operasional IKN bisa berjalan lebih optimal.
Anggaran Rp48,8 Triliun Jadi Sinyal Kuat
Sebelumnya, pemerintah telah memastikan bahwa pembangunan IKN akan terus berlanjut dengan dukungan anggaran sebesar Rp48,8 triliun untuk periode 2025–2029.
Anggaran tersebut menjadi bukti nyata bahwa proyek ini tetap menjadi prioritas dalam agenda pembangunan nasional jangka menengah.
Tak hanya itu, percepatan pembangunan juga diharapkan mampu menarik investasi serta mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar IKN.
Selain membahas IKN, Jokowi juga menyampaikan pesan penting terkait stabilitas nasional.
Menurut Tina, Jokowi menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan sebagai fondasi utama dalam mendukung keberlanjutan pembangunan.
“Pesan beliau, kita sama-sama terus jaga persatuan, kerukunan, dan mudah-mudahan kita semua selalu dalam keadaan sehat lahir batin,” ungkap Tina.
Pesan ini dinilai relevan, mengingat pembangunan IKN merupakan proyek jangka panjang yang membutuhkan dukungan dari seluruh elemen bangsa.
Tina menambahkan bahwa sinergi antar lembaga pemerintah menjadi faktor krusial dalam menjaga konsistensi arah pembangunan nasional.
Kolaborasi yang solid diyakini dapat memastikan bahwa IKN tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga siap berfungsi sebagai pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan.
Sebagai ibu kota baru, Ibu Kota Nusantara diproyeksikan menjadi simbol transformasi Indonesia menuju negara maju.
Selain sebagai pusat pemerintahan, IKN juga diharapkan menjadi: