IKNPOS.ID – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik dan gedung pemerintahan. Otorita Ibu Kota Nusantara menegaskan komitmennya membangun ekosistem energi yang berkelanjutan dan kompetitif guna menopang pertumbuhan ibu kota baru Indonesia.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan pembangunan IKN harus disertai penguatan sektor energi dan kemudahan berusaha.
“Pembangunan IKN tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga keberlanjutan ekosistem energi dan iklim investasi yang kompetitif,” ujarnya di Sepaku, Penajam Paser Utara.
Gandeng PT Pertamina Hulu Mahakam
Sebagai langkah strategis, Otorita IKN memperkuat sinergi dengan pelaku usaha sektor energi, salah satunya PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM).
Kerja sama tersebut ditindaklanjuti dengan kunjungan ke sejumlah wilayah operasi PHM, seperti Lapangan Handil Central Processing Area (HCA) serta wilayah Senipah, Peciko, dan South Mahakam (SPS) di Kabupaten Kutai Kartanegara yang masuk dalam kawasan IKN.
Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan kelancaran operasional sektor energi yang menjadi tulang punggung kemandirian energi nasional.
Perizinan Terpusat, Operasional Lebih Efisien
Basuki menekankan bahwa sinergi antarinstansi, termasuk dukungan perizinan, menjadi faktor krusial dalam mendukung investasi dan operasional perusahaan energi di IKN.
Dengan sistem perizinan yang kini lebih terpusat di IKN, perusahaan dapat menjalankan produksi dan operasional secara lebih efektif dan efisien.
Otorita IKN memastikan dukungan regulasi agar aktivitas usaha tetap berjalan optimal sekaligus sejalan dengan prinsip keberlanjutan.
Dukung Superhub Ekonomi Nusantara
Selain energi, kedua pihak juga membahas peluang kolaborasi dalam mendukung Superhub Ekonomi Nusantara (SEN)—konsep pengembangan ekonomi terintegrasi yang menjadi pilar utama IKN.
Diskusi mencakup:
Program unggulan masing-masing instansi
Kolaborasi sektor lingkungan
Penguatan diversifikasi ekonomi kawasan
Langkah ini diharapkan mempercepat transformasi IKN menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.







