Teheran tidak tinggal diam. Sebagai bentuk balasan, Iran menghujani berbagai target dengan serangan, mulai dari pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk hingga ke wilayah Israel.
Meski situasi masih membara, Trump mulai memberikan sinyal untuk membuka pintu dialog. Kabar yang beredar menyebutkan ia telah mengusulkan rencana perdamaian yang terdiri dari 15 poin sebagai upaya meredakan ketegangan.
Kabar mengenai adanya komunikasi ini pun dibenarkan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, pada 25 Maret. Ia mengonfirmasi adanya kontak tidak langsung antara Washington dan Teheran melalui perantara negara ketiga. Walau demikian, Araghchi menegaskan bahwa interaksi tersebut masih jauh dari kategori negosiasi resmi.
Di sisi lain, upaya mediasi internasional terus diupayakan. Pakistan disebut-sebut bakal mengambil peran sebagai mediator. Islamabad dijadwalkan menjadi tuan rumah pertemuan para menteri luar negeri dari Arab Saudi, Turki, dan Mesir untuk merumuskan langkah-langkah deeskalasi konflik di kawasan tersebut. *