Home Uncategorized Lumbung Komisi
Uncategorized

Lumbung Komisi

Share
Share

“Saya baru datang dari Makkah tadi malam,” ujar Pak Mukri.

“Berarti Lebaran di Makkah?”

“Iya, membawa jamaah umrah yang ingin merasakan Idulfitri di Makkah,” jawabnya.

Umur Pak Mukri sudah 76 tahun. Tiap bulan masih ke Makkah membawa jamaah umrah Ar Rahman, miliknya. Ar Rahman terbesar di Mojokerto. Terbesar kedua di Jatim. Bahkan dalam bulan puasa kemarin ia dua kali ke Makkah. Awal Ramadan dan di akhirnya.

Pun setiap musim haji: selalu ke Makkah. Tidak pernah absen. Sejak 2001. Bahkan sejak statusnya masih pegawai negeri di kantor Kementerian Agama, Mojokerto.

Itu sempat dipersoalkan teman-temannya: sudah lima tahun dapat cuti besar setiap tahun. Padahal aturannya, cuti besar hanya lima tahun sekali.

Tahun itu, menjelang berangkat haji, ia dipanggil atasan. Tidak boleh berangkat. Tidak lagi dapat cuti. Bikin tidak adil kepada yang lain.

Mukri langsung minta pensiun. Ditolak. Tidak semudah itu. Mukri tidak menyerah. Dasar pengusaha. Ia ke Jakarta. Ia urus sendiri pensiun dini ke Kementerian Agama. Toh masa pengabdiannya sudah cukup. Tinggal enam tahun lagi pensiun.

Mukri masih ingat berapa meja yang harus ia datangi: 16 meja. Dalam dua hari selesai. Ia pun pulang ke Mojokerto –pamitan ke atasannya. Sang atasan kaget: Mukri benar-benar sudah membawa dokumen pensiun dini.

Tengah malam sebelum ke Jakarta, Mukri keluar rumah. Sendirian. Ke halaman. Di keheningan malam itu ia berdoa: semoga setelah pensiun dini nanti rezekinya lebih banyak.

Meski sudah lama pensiun, Mukri belum sepenuhnya pensiun dari kantor Kementerian Agama, Mojokerto. Ia masih diminta untuk tetap mengurus Koperasi Merah Putih yang sebenar-benarnya benar: tumbuh dari bawah. Dari sangat miskin. Menjadi Koperasi besar di tangan Mukri. Kini kekayaannya mencapai hampir Rp 50 miliar. Padahal anggotanya hanya 500 orang pegawai kantor itu.

Koperasi Mukri hanya kalah oleh koperasi satunya di Pasuruan. Tepatnya di Pandaan. Yakni koperasi wanita. Namanya: Koperasi Konco Wungu –diambil dari nama ratu Majapahit yang terkenal itu.

Share
Related Articles
Daftar Keinginan
Uncategorized

Daftar Keinginan

Oleh: Dahlan Iskan Setelah 25 hari IsAm-Iran siapa yang menang? Setidaknya untuk...

IKN Siap Disulap Jadi 'Cognitive City' Pertama di Dunia
Uncategorized

IKN Gandeng Kalimantan Utara, Sinergi Baru Dongkrak Ekonomi dan Konektivitas Wilayah

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat kerja sama strategis dengan...

KIPI Maloy harus direvitalisasi
Uncategorized

Pemprov Kaltim Siapkan Rp10,5 Miliar untuk Tim Ahli Gubernur 2026, Ini Rincian Honor hingga Perjalanan Dinas

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyiapkan anggaran sebesar Rp10,5...

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Foto: Dok/Puspen TNI
Uncategorized

Panglima TNI Sebut Status Siaga 1 untuk Uji Kesiapsiagaan Prajurit dan Alutsista

Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Agus Subiyanto menegaskan bahwa instruksi status Siaga...