Di hari yang sama, KPK juga mengumumkan OTT kelima terkait importasi barang KW atau tiruan. Salah satu pihak yang diamankan adalah Rizal, mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan yang saat itu menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat.
OTT keenam diumumkan pada 5 Februari 2026. Kasusnya menyangkut dugaan korupsi dalam pengurusan sengketa lahan seluas 6.500 meter persegi di lingkungan Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat. Dalam perkara ini, KPK menetapkan Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta, Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan, serta Direktur Utama PT Karabha Digdaya—anak perusahaan Kementerian Keuangan—sebagai tersangka.
Sementara itu, OTT ketujuh yang diumumkan pada 3 Maret 2026 menandai rangkaian penindakan terbaru KPK di wilayah Jawa Tengah, dengan Bupati Pekalongan menjadi salah satu pihak yang diamankan. Hingga kini, publik masih menunggu hasil pemeriksaan dan penetapan status hukum dari para pihak yang terjaring dalam operasi tersebut. *







