Home News Iran Hadang Ekspor Minyak Timur Tengah ke AS dan Israel
News

Iran Hadang Ekspor Minyak Timur Tengah ke AS dan Israel

Share
AS-Iran Kembali Bertemu di Oman: Kesepakatan atau Bencana?
AS, Israel vs iran
Share

IKNPOS.ID  – Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat setelah Iran menyampaikan peringatan keras kepada Amerika Serikat, Israel, serta negara-negara sekutunya.

Teheran menegaskan tidak akan membiarkan minyak dari kawasan tersebut mengalir ke pihak yang dianggap sebagai musuh selama konflik masih berlangsung.

Pernyataan itu disampaikan oleh juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Ali Mohammad Naini pada Selasa. Menurutnya, langkah tersebut merupakan respons atas serangan yang dilakukan terhadap wilayah Iran.

Situasi ini menambah panjang daftar eskalasi konflik di kawasan yang juga berpotensi memengaruhi stabilitas energi global, mengingat Timur Tengah merupakan salah satu pusat produksi minyak terbesar di dunia.

“Di tengah agresi yang terus berlangsung dari Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap rakyat Iran serta infrastruktur sipil kami, angkatan bersenjata Iran tidak akan membiarkan setetes pun minyak diekspor dari kawasan ini kepada pihak yang bermusuhan dan mitra mereka hingga pemberitahuan lebih lanjut,” kata Naini seperti dikutip kantor berita Tasnim.

Iran Klaim Kendali atas Konflik

Dalam keterangannya, Naini menyebut upaya pihak lawan untuk menekan serta mengendalikan harga minyak dan gas dinilai tidak akan berdampak jangka panjang.

Ia menilai langkah-langkah yang dilakukan pihak lawan hanya akan memberikan efek sementara dan pada akhirnya tidak akan berhasil memengaruhi situasi secara signifikan.

Menurut Naini, Iran saat ini berada dalam posisi yang mengendalikan arah konflik yang sedang berlangsung. Ia juga menegaskan bahwa pihak Iran sendiri yang akan menentukan kapan konflik tersebut berakhir.

Bantah Kemampuan Rudal Melemah

Selain menanggapi dinamika konflik, Naini juga membantah klaim sejumlah pejabat pemerintah Amerika Serikat yang menyebut kemampuan Iran dalam meluncurkan rudal telah melemah.

Sebaliknya, ia menyatakan bahwa Iran justru tengah meningkatkan kemampuan militernya.

Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa Iran akan mulai meluncurkan rudal yang lebih kuat dengan hulu ledak berbobot sedikitnya satu ton.

Serangan Berawal dari Operasi Militer 28 Februari

Pernyataan tegas dari Iran muncul setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut dilaporkan menyasar berbagai lokasi, termasuk di ibu kota Teheran.

Share
Related Articles
Kasus Campak
News

Dinkes Ingatkan Warga Waspada Campak Saat Silaturahmi Lebaran

IKNPOS.ID - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap...

News

Besaran Zakat Fitrah 2026 Ditetapkan Rp50 Ribu atau 2,5 Kg Beras, Ini Waktu Pembayaran Paling Afdhal

Menjelang berakhirnya bulan Ramadan, umat Islam mulai menyiapkan kewajiban menunaikan zakat fitrah...

News

Maxim Salurkan Bonus Hari Raya untuk Lebih dari 50 Ribu Mitra Ojol Jelang Idul Fitri

Pemerintah mengeluarkan kebijakan pemberian Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojek...

News

BRIN dan BMKG Prediksi Idul Fitri Jatuh pada 21 Maret!

Kabar gembira bagi Anda yang sudah mulai merencanakan mudik dan silaturahmi! Berdasarkan...