IKNPOS.ID – Cuaca ekstrem yang melanda ibu kota dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir meluas di berbagai titik. Hingga Minggu (8/3) siang pukul 11.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 147 RT dan 19 ruas jalan utama masih tergenang air.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengonfirmasi bahwa banjir dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang menyebabkan luapan di beberapa aliran sungai utama.
“Saat ini petugas masih berjaga di lapangan. Terpantau ada 147 RT dan 19 jalan yang tergenang dengan ketinggian air yang bervariasi,” jelas Isnawa dalam keterangan resminya.
Titik Banjir Terparah: Jakarta Selatan dan Timur Siaga Satu
Ketinggian air di beberapa lokasi dilaporkan sangat mengkhawatirkan, bahkan mencapai 1,7 meter. Berikut adalah sebaran wilayah yang terdampak paling parah:
- Jakarta Selatan (56 RT): Titik terdalam mencapai 1,7 meter berada di Cipete Utara, Cipulir, dan Pela Mampang. Wilayah lain seperti Petogogan, Duren Tiga, dan Pejaten Barat juga masih terendam.
- Jakarta Timur (60 RT): Menjadi wilayah dengan jumlah RT terdampak terbanyak. Kawasan langganan seperti Kampung Melayu, Bidara China, dan Cawang terendam lebih dari satu meter.
- Jakarta Barat (31 RT): Genangan masih bertahan di wilayah Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kedoya, hingga Kembangan Selatan.
Akses Transportasi Terganggu: 19 Jalan Utama Tergenang
Banjir tidak hanya merendam pemukiman, tetapi juga memutus akses di beberapa ruas jalan vital. Pengendara diimbau untuk mencari jalur alternatif guna menghindari mogok massal. Beberapa jalan yang terdampak meliputi:
- Jl. Daan Mogot KM 13
- Jl. Kapten Pierre Tendean
- Jl. Ciledug Raya
- Jl. Bendungan Hilir
- Jl. Kramat Raya
Ketinggian air di ruas jalan tersebut berkisar antara 10 cm hingga 120 cm, yang sangat berisiko bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Evakuasi Warga dan Penanganan Darurat
Saat ini, puluhan warga mulai mengungsi karena rumah mereka sudah tidak bisa ditempati. Di Kelurahan Pejaten Barat, tercatat 72 jiwa (46 KK) telah dievakuasi ke Mushola Al Inayah.







