IKNPOS.ID – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) bersama Forum Wartawan BTN (FWB) menyalurkan sekitar 600 paket sembako kepada masyarakat di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Kegiatan sosial bertajuk “BTN dan Insan Pers Berbagi” itu merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus membantu meringankan kebutuhan masyarakat menyambut Lebaran.
Corporate Secretary BTN Ramon Armando mengatakan perseroan mendukung penuh kegiatan yang diinisiasi Forum Wartawan BTN. Mengingat, insan pers merupakan mitra strategis BTN dalam menyampaikan berbagai program dan kegiatan perusahaan kepada masyarakat.
“Semoga kegiatan ini membawa berkah dan memberi manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Ramon dalam BTN dan Insan Pers Berbagi di Menara 2 BTN, Jakarta, Selasa (17/3).
Selama Ramadan tahun ini, lanjut dia, BTN juga menggelar berbagai kegiatan sosial lainnya. Di antaranya peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di lingkungan perusahaan, Safari Ramadan, santunan bagi anak yatim dan dhuafa di seluruh cabang BTN di Indonesia, hingga program Mudik Bareng BUMN 2026.
“Ramadan adalah waktu yang istimewa untuk memperkuat keimanan, memperbanyak kebaikan, sekaligus mempererat hubungan dengan sesama,” kata Ramon.
Dia menegaskan, dengan solidaritas yang kuat, BTN optimistis dapat menghadapi berbagai tantangan. Sekaligus terus berupaya memberikan kontribusi dan hadir di tengah masyarakat.
“Saya berharap kebersamaan di bulan Ramadan ini semakin mempererat hubungan, memperkuat rasa saling percaya, serta menumbuhkan semangat untuk terus bekerja dengan hati,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Berbagi Sembako Forum Wartawan BTN Roni Mawardi menjelaskan, sekitar 600 paket sembako disalurkan kepada masyarakat di wilayah Jabodetabek.
Bantuan tersebut diberikan kepada warga di sekitar kantor BTN di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dan Harmoni, Jakarta Pusat.
Selain itu, paket sembako juga disalurkan kepada penyandang disabilitas, kaum dhuafa, fakir miskin, anak yatim, lansia, serta pekerja informal.