Home News Balas Ancaman Trump, Iran akan Serang Infrastruktur Energi AS di Timur Tengah
News

Balas Ancaman Trump, Iran akan Serang Infrastruktur Energi AS di Timur Tengah

Share
Bom Suci
Ilustrasi penyerangan Israel-Amerika Serikat ke Iran.--
Share

IKNPOS.ID – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Iran melontarkan ancaman keras terkait potensi serangan terhadap infrastruktur energinya. Situasi ini dinilai bisa berdampak luas, termasuk memicu lonjakan harga minyak dalam jangka panjang.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, sebagai respons atas tekanan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam jika fasilitas vitalnya diserang.

“Seketika setelah pembangkit dan infrastruktur listrik negara kami diserang, semua infrastruktur vital di seantero kawasan, termasuk infrastruktur energi dan minyak, akan dianggap sebagai sasaran tembak yang sah,” kata ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf melalui media sosial X, Ahad 22 Maret 2026.

Ancaman tersebut muncul setelah Amerika Serikat memperingatkan Iran agar membuka jalur strategis Selat Hormuz dalam waktu 48 jam. Jika tidak, Washington disebut siap menargetkan fasilitas pembangkit listrik Iran, termasuk yang terbesar.

Ghalibaf menegaskan bahwa jika skenario serangan itu benar terjadi, Iran siap melancarkan balasan besar yang tidak hanya berdampak pada satu negara, tetapi bisa meluas ke seluruh kawasan.

Ia menyebut, serangan balasan berpotensi “menghancurleburkan” infrastruktur listrik di Timur Tengah dan memicu lonjakan harga minyak global dalam waktu lama.

Di sisi lain, konflik bersenjata masih terus berlangsung. Iran dilaporkan tetap menggempur target militer Amerika Serikat dan Israel sebagai respons atas operasi militer gabungan yang terjadi pada 28 Februari lalu.

Dalam eskalasi awal konflik tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan gugur. Serangan juga menimbulkan korban sipil, termasuk ratusan siswi sekolah dasar di wilayah selatan Iran yang tewas akibat hantaman rudal.

Otoritas Iran mencatat, total korban jiwa akibat serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel telah mencapai sekitar 1.300 orang.

Situasi ini membuat pasar global waspada, terutama sektor energi, mengingat kawasan Timur Tengah merupakan salah satu pusat produksi minyak terbesar dunia. *

Share
Related Articles
Emas
News

Mengapa Harga Emas Antam Malah Anjlok di Tengah Ketegangan Iran-AS-Israel?

IKNPOS.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) justru...

News

Anggota Polda Metro Jaya Gugur Saat Bertugas Amankan Arus Mudik Lebaran 2026

IKNPOS.ID - Kabar duka datang dari jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro...

Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan Huntara di Aceh
News

Teknologi Tanpa Alat Berat! Huntara Aceh Tamiang Dibangun Cepat, Warga Bisa Lebaran dengan Nyaman

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menghadirkan inovasi dalam pembangunan hunian sementara (huntara) bagi...

Menteri PU Dody Hanggodo tegaskan komitmen pada pembangunan IKN.
News

Prabowo Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Warga Haru: Bisa Lebaran di Rumah, Ini Berkah

Menteri PU Dody Hanggodo mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung huntara bagi...