Kasus yang dilaporkan juga tidak menunjukkan tingkat keparahan yang lebih tinggi dibanding infeksi lainnya.
Varian ini sempat terdeteksi pada pasien yang dirawat di rumah sakit pada Desember dan Januari lalu, termasuk dua orang lanjut usia dengan kondisi kesehatan tambahan dan seorang anak kecil. Beruntung, semua pasien tersebut selamat.
Para peneliti menegaskan bahwa deteksi pada pasien rumah sakit tidak serta merta menunjukkan bahwa varian ini menyebabkan penyakit yang lebih parah, atau membuktikan adanya hubungan langsung dengan faktor risiko tertentu.
Tetap Siaga di Masa Endemik
Mengingat Covid-19 kini dianggap sebagai endemik, virus akan terus bermutasi dengan puluhan varian yang menyebar secara bersamaan. Para ilmuwan menekankan pentingnya kesiapan untuk menyesuaikan respons terhadap setiap perkembangan baru.
Ahli virologi dari Universitas Saskatchewan, Angela Rasmussen, memberikan perumpamaan yang menarik mengenai mutasi virus ini.
“Setiap kali virus bereplikasi, pada dasarnya ia membeli beberapa tiket lotere evolusi,” kata Angela Rasmussen kepada NPR tahun lalu.
“Sebagian besar adalah pihak yang kalah. Tapi kadang-kadang ada pihak yang menang,” katanya. “Jadi kunci yang harus dipikirkan orang, jika mereka ingin memperlambat proses itu, adalah: Jangan beri virus lebih banyak kesempatan untuk bereplikasi. Jangan biarkan virus membeli tiket lotere baru.” *
- Bahaya varian BA.3.2
- Covid-19 Amerika Serikat
- Efektivitas vaksin mRNA 2025-2026
- Gejala varian BA.3.2
- Info kesehatan dunia
- Laporan CDC Covid terbaru
- Mutasi virus corona terbaru
- Pandemi Covid-19 terbaru
- pencegahan COVID-19
- Penyebaran Covid di AS
- Perbedaan BA.3.2 dan JN.1
- Protein lonjakan BA.3.2
- Turunan Omicron BA.3.2
- Vaksin Covid tidak mempan
- Varian baru Covid-19 BA.3.2