Ahmad Jais merinci bahwa lonjakan kunjungan berada di angka 30 hingga 40 persen dibandingkan hari biasa. Kondisi ini menuntut kesiagaan ekstra dari seluruh tenaga medis. Di Klinik Onkologi, dr. Wilian sebagai spesialis bedah onkologi melaporkan bahwa meskipun beban kerja meningkat, tim dokter tetap siaga setiap hari agar tindakan medis dan jadwal operasi pasien kanker tidak mengalami penundaan.
Ambisi Rumah Sakit Jantung Tipe A: Gedung Baru Beroperasi April 2026
Pemerintah Provinsi Kaltim tidak hanya fokus pada pembenahan layanan rutin, tetapi juga melakukan ekspansi besar-besaran. Gubernur Rudy Mas’ud memantau langsung progres pembangunan Gedung Jantung Terpadu yang kini memasuki tahap akhir. Fasilitas canggih dengan kapasitas 100 tempat tidur ini memiliki misi besar sebagai jawaban atas tingginya angka kasus penyakit jantung di wilayah Kalimantan Timur.
Data internal menunjukkan bahwa penyakit jantung menempati urutan tertinggi dalam beban penyakit di Kaltim, disusul oleh penyakit dalam dan kanker. Oleh karena itu, Pemprov menargetkan Gedung Jantung Terpadu ini mulai beroperasi secara penuh pada akhir April 2026. Target jangka panjangnya, RSUD Kanujoso akan bertransformasi menjadi rumah sakit jantung tipe A yang mampu menangani kasus kompleks tanpa perlu merujuk pasien ke luar daerah.
Urgensi Penambahan Dokter Spesialis Jantung
Pembangunan gedung mewah tentu harus dibarengi dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Gubernur Rudy Mas’ud mengakui bahwa Kaltim masih membutuhkan tambahan tenaga medis ahli. Ia berjanji akan mengevaluasi kebutuhan dokter spesialis jantung, termasuk memberikan dukungan penuh bagi mereka yang saat ini sedang menempuh tugas belajar.
“Kami akan mengevaluasi kebutuhan dokter spesialis jantung, termasuk mereka yang sedang tugas belajar, karena penambahan tenaga medis ini sangat mendesak,” jelas Rudy Mas’ud. Langkah ini mempertegas komitmen Pemprov Kaltim dalam menghadirkan layanan kesehatan yang profesional, merata, dan solutif bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Persiapan Bagi Pasien RSUD Kanujoso
Bagi Anda yang akan berobat, pastikan Anda memantau jadwal operasional terbaru dan menyiapkan dokumen rujukan dengan lengkap guna menghindari kendala antrean BPJS. Dengan adanya pengawasan ketat dari Gubernur, diharapkan sistem pendaftaran di RSUD Kanujoso akan menjadi lebih efisien dalam beberapa hari ke depan. (*)