IKNPOS.ID – Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengonfirmasi dua prajurit TNI yang tergabung dalam misi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon, United Nations Interim Force in Lebanon, gugur akibat ledakan di dekat wilayah Bani Hayyan, Lebanon selatan.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyampaikan bahwa selain dua korban meninggal, dua prajurit lainnya mengalami luka berat dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan di Beirut.
“Dalam insiden tersebut, dua prajurit TNI dilaporkan gugur. Sementara, dua prajurit lainnya mengalami luka berat. Para prajurit yang mengalami luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan di Beirut,” ujarnya, Selasa, 31 Maret 2026.
Kemhan juga terus berkoordinasi dengan pihak UNIFIL guna memastikan kondisi dan keselamatan seluruh personel TNI yang masih bertugas di wilayah tersebut.
“Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan dan TNI terus melakukan koordinasi erat dengan markas besar UNIFIL guna memastikan keselamatan seluruh personel serta menjamin penanganan terbaik bagi para korban,” jelas Rico.
Terkait penyebab ledakan, pihak Kemhan menegaskan bahwa investigasi masih berlangsung dan sepenuhnya ditangani oleh UNIFIL sesuai prosedur yang berlaku.
“Hingga saat ini penyebab pasti kejadian masih dalam proses investigasi oleh pihak UNIFIL sesuai mekanisme yang berlaku,” ucapnya.
Dengan adanya tambahan dua korban jiwa ini, total prajurit TNI yang gugur dalam insiden di Lebanon selatan menjadi tiga orang.
Sebelumnya, satu prajurit TNI dilaporkan meninggal dunia pada Minggu, 29 Maret 2026. setelah sebuah proyektil meledak di dekat posisi pasukan di wilayah Adchit al-Qusayr, Lebanon selatan. Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel Defense Forces dan Hezbollah.
Korban diketahui berasal dari Yonif 113/Jaya Sakti (JS), Brigade Infanteri 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda (IM), Aceh. Prajurit yang gugur dalam kejadian sebelumnya tersebut bernama Farizal Rhomadhon.