“Dulunya si anak pengamen ini, sekarang bisa menjadi nomor satu di Jakarta. Itu bukan sebuah kebetulan, tapi saya menolak untuk miskin. Kuncinya? Membangun brand yang punya karakter dan memanfaatkan teknologi, yakni smartphone di tangan Anda, untuk berkomunikasi dengan dunia luar,” tegas Akbar.
Pesan ini sangat relevan bagi pelaku usaha lokal di IKN yang kini berada di titik nol menuju pasar yang lebih besar. Menggunakan teknologi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menjangkau pasar nasional bahkan global.
Otorita IKN Siapkan Payung Hukum
Otorita IKN tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga memberikan dukungan konkret bagi keberlangsungan bisnis para peserta. Otorita IKN memastikan para pelaku usaha mendapatkan fasilitas premium berupa:
- Desain & Produksi Kemasan: Membantu pencetakan kemasan yang profesional.
- Perlindungan HKI: Pendampingan penuh hingga pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bekerja sama dengan Kementerian Hukum RI.
Langkah ini dirancang agar produk lokal memiliki “taji” dan terlindungi secara hukum saat bersaing dengan produk dari luar daerah.
Dengan kombinasi pelatihan intensif, motivasi dari praktisi, dan fasilitas legalitas, IKN berkomitmen menjadikan UMKM lokal sebagai tulang punggung ekonomi Nusantara yang produktif dan berdaya saing tinggi.







