IKNPOS.ID – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan hanya tentang konstruksi beton dan infrastruktur megah.
Visi besarnya adalah menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, di mana warga lokal bertransformasi dari sekadar penonton menjadi aktor utama.
Melalui program KUMPUL Lagi (Kreatif Usaha Marketing Packaging Untung Laris), Otorita IKN secara agresif meningkatkan kapasitas 29 pelaku usaha terpilih dari kawasan penyangga seperti Sepaku, Samboja, hingga Loa Kulu.
Program ini bukan sekadar pelatihan teori biasa, melainkan inkubasi nyata yang berlangsung selama tiga hari di KIPP Nusantara.
Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menegaskan ini adalah langkah konkret untuk memastikan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar tumbuh seiring dengan hadirnya ibu kota baru.
“Saya ingin melihat ibu-ibu di tempat yang lebih tinggi lagi. Kelasnya harus naik. Mudah-mudahan kita akan bertemu di acara tahun depan, di panggung yang lebih tinggi dan pasar yang lebih luas,” ujar Alimuddin.
Branding dan Kemasan Menembus Batas
Banyak pelaku UMKM lokal memiliki produk berkualitas, namun sering kali gagal dalam presentasi.
Workshop ini menjawab masalah tersebut dengan membedah dua elemen krusial: Branding dan Packaging. Meika Hazim, pemilik Coklat Ndalem, menekankan bahwa kemasan adalah “wajah” yang bercerita.
Menurutnya, setiap detail pada kemasan harus mampu menyampaikan pesan dan membangun kepercayaan konsumen. Strategi yang diajarkan meliputi:
- Storytelling Produk: Mengubah kemasan menjadi media promosi yang bercerita.
- Visual Identitas: Pentingnya logo dan desain yang punya karakter kuat.
- Legalitas Produk: Memastikan setiap informasi pada kemasan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Salah satu sorotan utama dalam program ini adalah kehadiran Akbar Moujahid. Ia membakar semangat para peserta dengan kisah hidupnya yang transformatif—dari seorang pengamen terminal di tahun 2012 menjadi pengusaha papan atas di Jakarta. Baginya, keterbatasan ekonomi bukanlah vonis mati, melainkan dorongan untuk berinovasi.







