IKNPOS.ID – Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan hanya soal gedung-gedung pencakar langit dan infrastruktur modern.
Lebih dari itu, IKN juga berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat lokal, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Salah satu langkah konkretnya adalah dengan menggelar lokakarya literasi keuangan digital dan edukasi legalitas usaha bagi UMKM di Kecamatan Samboja dan Samboja Barat.
“Kami ingin UMKM lokal menjadi bagian penting dari pembangunan IKN. Mereka harus tumbuh dan berkembang seiring dengan kemajuan IKN,” ujarĀ Direktur Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Conrita Ermanto.
Lokakarya yang digelar bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM lokal.
Para peserta dibekali pemahaman mengenai manajemen keuangan berbasis digital serta edukasi legalitas usaha.
Dengan demikian, UMKM diharapkan menjadi lebih akuntabel, profesional, dan berdaya saing.
“Literasi keuangan digital dan legalitas usaha adalah dua hal penting yang harus dikuasai oleh UMKM di era digital ini,” jelas Conrita.
Target 0 Persen Kemiskinan di Tahun 2035
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Otorita IKN untuk mencapai target pembangunan, termasuk sasaran 0 persen kemiskinan pada tahun 2035.
Salah satu caranya adalah dengan memperkuat ekosistem digital UMKM, yang mencakup fasilitasi penjualan daring, promosi usaha, penyaluran insentif, dan program pelatihan.
Lokakarya ini diikuti oleh 120 pengusaha UMKM dari Kecamatan Samboja dan Samboja Barat. Kedua kecamatan ini merupakan wilayah penyangga IKN yang memiliki peran strategis.
“Kami berharap lokakarya ini dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan usaha masyarakat di wilayah penyangga IKN,” kata Conrita.
Melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, Otorita IKN berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan UMKM agar mampu berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi wilayah penyangga dan pembangunan Ibu Kota Nusantara.
“Kami percaya bahwa UMKM yang kuat akan menjadi tulang punggung perekonomian IKN,” pungkas Conrita.