Home Sport Toprak Kesulitan Adaptasi di MotoGP, Quartararo Turun Tangan
Sport

Toprak Kesulitan Adaptasi di MotoGP, Quartararo Turun Tangan

Share
Quartararo, Image: fabioquartararo20 / Instagram
Share

Quartararo Datang Memberi Dukungan

Di tengah situasi sulit tersebut, dukungan datang dari mantan juara dunia, Fabio Quartararo. Pebalap asal Prancis itu terlihat berbincang dengan Toprak di garasi tim dan kemudian menjelaskan isi percakapan mereka.

“Secara mental ini sulit untuknya, karena dia selalu berada di tiga besar di Superbike, dan saya melihat dia benar-benar putus asa,” ujar Quartararo.

Ia menambahkan bahwa datang ke MotoGP di masa sulit Yamaha, sambil harus beradaptasi dengan pabrikan ban berbeda, membuat tantangan menjadi berlipat ganda. “Ini normal berada di posisi seperti ini saat baru datang. Dia hanya butuh waktu untuk merasa lebih cepat dan nyaman dengan motornya.”

Quartararo bahkan mengaitkan situasi Toprak dengan pengalamannya sendiri. Ia mengaku berharap pernah mendapat nasihat serupa ketika menjalani tes MotoGP pertamanya di Malaysia. Menurutnya, kata-kata sederhana bisa memberikan dampak besar bagi pebalap yang sedang kehilangan kepercayaan diri.

Dukungan itu bukan basa-basi. Yamaha sendiri tengah berada dalam fase pengembangan, termasuk proyek mesin V4 baru. Data tes menunjukkan Yamaha justru sedikit lebih lambat dibanding tahun sebelumnya, berbeda dengan Aprilia dan Ducati yang mengalami peningkatan signifikan. Artinya, Toprak tidak hanya melawan kurva adaptasinya sendiri, tetapi juga kondisi teknis motor yang belum sepenuhnya kompetitif.

Tekanan Besar Jelang Debut Balap

Akhir pekan ini, Toprak akan menjalani debut balap MotoGP di sirkuit yang sama, Buriram. Tantangannya bukan hanya meningkatkan kecepatan satu lap, tetapi menjaga konsistensi dalam jarak balapan penuh.

Meski hasil tes belum memuaskan, ia mengaku nyaman dengan atmosfer tim dan paddock. Ia merasa diterima dengan hangat dan terbantu oleh rekan setimnya, Jack Miller, yang aktif memberi masukan setiap sesi.

“Saya suka paddock MotoGP. Tapi jika saya lebih cepat, saya rasa saya akan lebih menikmatinya. Tapi ini normal,” katanya.

Kalimat itu mencerminkan tekad sekaligus kesadaran bahwa proses tidak bisa dipercepat. MotoGP adalah level tertinggi, tempat para pebalap terbaik dunia bertarung dengan margin yang sangat tipis. Adaptasi membutuhkan waktu, kesabaran, dan ketahanan mental.

Bagi Toprak, musim ini bukan sekadar soal hasil instan. Ini adalah fase pembelajaran, penyesuaian, dan pembentukan ulang gaya balap agar selaras dengan karakter motor dan ban baru. Dukungan dari Quartararo mungkin tidak langsung mengubah catatan waktu, tetapi bisa menjaga api motivasi tetap menyala.

Debutnya di Buriram akan menjadi bab pertama dari perjalanan panjang. Apakah ia mampu bangkit dan menemukan ritme terbaiknya di MotoGP, waktu yang akan menjawab.

Referensi:
Crash.net – Fabio Quartararo steps in to help “desperate” Toprak Razgatlioglu at Buriram MotoGP Test

Share
Related Articles
Sport

Aston Martin Paling Lambat di Tes Pramusim, Ada Apa?

Harapan besar sempat menyelimuti garasi hijau ketika mobil baru pertama kali muncul...

Real Madrid Desak UEFA Kasus Rasisme Vinicius
Sport

Real Madrid Desak UEFA Proses Hukum Pemain Benfica Terkait Rasisme ke Vinicius

IKNPOS.ID – Ketegangan antara Real Madrid dan Benfica semakin meruncing menjelang laga...

Sport

Usai Musim yang Sulit Bersama Ferrari, Lewis Hamilton Belum Mau Pensiun

IKNPOS.ID - Lewis Hamilton menepis kabar mengenai kemungkinan pensiun menjelang musim Formula...

Sport

Max Verstappen Kritik Aturan Baru F1 2026

IKNPOS.ID - Max Verstappen, juara dunia F1 empat kali, kembali menegaskan kritiknya...