IKNPOS.ID – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata dengan menggelar pra-asesmen dan sertifikasi kompetensi pramuwisata pada 11–13 Februari 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan para pemandu wisata di Kaltim memiliki standar profesional yang mumpuni di tengah pesatnya pertumbuhan industri pariwisata.
Kepala Dispar Kaltim, Ririn Sari Dewi, menegaskan bahwa sertifikasi menjadi kebutuhan mendesak agar setiap pramuwisata memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional dalam melayani wisatawan.
“Industri pariwisata adalah sektor strategis yang terus berkembang. Karena itu, pramuwisata harus memiliki kompetensi yang teruji dan diakui,” ujar Ririn saat membuka kegiatan di Samarinda, Rabu.
30 Peserta Ikuti Uji Kompetensi Selama Tiga Hari
Sebanyak 30 peserta mengikuti uji kompetensi yang berlangsung selama tiga hari dengan pendampingan dari lembaga sertifikasi pramuwisata asal Jakarta.
Kegiatan ini tidak hanya berupa ujian, tetapi juga pembekalan mendalam melalui pra-asesmen untuk memperkuat pemahaman peserta terkait:
- Teknik memandu wisata profesional
- Manajemen perjalanan yang aman dan tertib
- Pelayanan prima kepada wisatawan
- Penyampaian informasi destinasi secara akurat
Pramuwisata Bukan Sekadar Pemandu, tapi Duta Bangsa
Menurut Ririn, peran pramuwisata jauh lebih luas dari sekadar memimpin perjalanan wisata. Mereka adalah garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan wisatawan, sekaligus menjadi representasi citra daerah dan bangsa.
“Seorang pramuwisata harus mampu menjadi duta bangsa yang mencerminkan keramahan, etika, serta profesionalisme pariwisata Indonesia,” tegasnya.
Kualitas pelayanan pramuwisata dinilai sangat menentukan pengalaman wisatawan. Jika pelayanan memuaskan, bukan tidak mungkin wisatawan akan kembali atau merekomendasikan destinasi tersebut.
Pariwisata Jadi Motor Ekonomi Kaltim
Dispar Kaltim menilai sektor pariwisata memiliki kontribusi besar terhadap:
- Pertumbuhan ekonomi daerah
- Penciptaan lapangan kerja
- Promosi budaya lokal
- Penguatan citra Indonesia di mata dunia
Namun, keberhasilan sektor ini sangat bergantung pada kualitas SDM yang terlibat, terutama tenaga profesional seperti pramuwisata.
Sertifikasi Jadi Standar Pengakuan Resmi
Sertifikasi kompetensi menjadi bentuk pengakuan resmi atas kemampuan, pengetahuan, dan sikap kerja seseorang sesuai standar nasional maupun internasional.







