IKNPOS.ID – Kementerian Agama (Kemenag) memberikan perhatian khusus terhadap Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam menyambut Ramadan 1447 Hijriah/2026. Berbagai kegiatan keagamaan telah disiapkan melalui program bertajuk “Semesta Ramadan IKN”, yang akan memeriahkan bulan suci di kawasan calon pusat pemerintahan Indonesia tersebut.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag, Abu Rohmad, mengatakan bahwa IKN akan menjadi salah satu pusat kegiatan syiar Ramadan tahun ini.
“Di IKN akan digelar beragam kegiatan, mulai dari buka puasa bersama, kajian kultum, hingga talkshow bersama Gen Z dan ibu-ibu setiap akhir pekan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (10/2/2026).
20 Program “Joyful Ramadan” Digelar Secara Nasional
Tak hanya di IKN, Kemenag juga meluncurkan program nasional bertema “Joyful Ramadan” yang mencakup 20 rangkaian kegiatan untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat, dari generasi muda hingga warga di daerah pelosok.
Beberapa program unggulan yang disiapkan antara lain:
- Starling (Salat Tarawih Keliling) yang menyambangi kementerian dan lembaga negara guna mempererat silaturahmi antarinstansi.
- Pengiriman lebih dari 2.000 pendakwah ke wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) untuk memastikan pelayanan keagamaan merata.
- Kajian Ramadan interaktif untuk generasi milenial dan Gen Z.
- Kegiatan sosial dan pemberdayaan umat di berbagai daerah.
Melalui program tersebut, Kemenag berharap Ramadan 2026 dapat dijalani secara lebih produktif, inklusif, dan penuh makna.
Rukyatul Hilal Digelar di 96 Titik, IKN Jadi Lokasi Strategis
Untuk penentuan awal Ramadan 1447 H, Kemenag akan menggelar pemantauan hilal (rukyatul hilal) secara serentak pada Selasa, 17 Februari 2026, di 96 titik di seluruh Indonesia.
Salah satu lokasi yang direncanakan menjadi titik pengamatan adalah Masjid Negara di kawasan IKN.
Direktur Urusan Agama Islam Kemenag, Arsad Hidayat, menyatakan pihaknya akan menurunkan tim ahli ke lokasi-lokasi strategis guna memastikan proses pengamatan berjalan optimal.







