Selain itu, masjid ini sangat ramah lingkungan karena memanfaatkan panel surya untuk suplai listrik. Air wudhu dan air hujan pun dikelola dengan sistem daur ulang untuk menyiram tanaman, sehingga sangat hemat air bersih. Pembangunannya pun melibatkan 30 persen tenaga kerja lokal dan vendor dari Kalimantan, lho!
Menteri Agama: IKN Akan Jadi Ikon Kebanggaan Dunia
Dukungan penuh datang dari Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Beliau menekankan bahwa kehadiran masjid ini membuktikan IKN adalah kota yang inklusif dan toleran, karena lokasinya berdekatan dengan rumah ibadah agama lain sebagai simbol Bhinneka Tunggal Ika.
“Nah, dengan demikian kita akan lebih mempercepat aktivitas kantor kita di sini, karena ini adalah kebanggaan kita, makin cepat dilihat oleh dunia makin akan lebih bagus, insya Allah sesuai dengan harapan Bapak Presiden bahwa IKN ini nanti akan menjadi ikonik bangsa Indonesia yang sangat membanggakan,” ujar Nasaruddin Umar dikutip dari laman resmi IKN (11/1/2026).
Komitmen Hutama Karya Hadirkan Legacy Building
Bagi Hutama Karya, proyek ini adalah portofolio strategis yang membuktikan kapasitas teknis mereka dalam menangani desain arsitektur non-standar. Penggunaan teknologi BIM (Building Information Modeling) memastikan setiap lengkungan kubah sorban dibangun dengan presisi tinggi dan minim limbah.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah kualitas dan manfaat nyata bagi umat.
“Hutama Karya berkomitmen menghadirkan infrastruktur keagamaan yang tidak hanya ikonik secara arsitektur, tetapi juga fungsional, inklusif, dan berkelanjutan, sehingga keberadaan Masjid Negara IKN benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi umat dan menjadi kebanggaan baru bagi Indonesia,” tutup Mardiansyah.
Fasilitas Unggulan Masjid Negara IKN:
- Kapasitas Tahap 1: 29.095 jamaah.
- Zona Komersial: Area makan, tenant masjid, dan area tenant UMKM.
- Infrastruktur Hijau: Panel surya, sistem daur ulang air, dan ventilasi alami.
- Fasilitas Modern: SPKLU (Charging Station) dan perpustakaan digital.
Gimana, makin gak sabar kan pengen ngerasain suasana tarawih di sana? Masjid Negara IKN bukan cuma tempat sujud, tapi juga destinasi wisata religi yang merepresentasikan Islam Indonesia yang moderat dan maju. (*)







