IKNPOS.ID – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengambil langkah strategis dengan memperkuat sektor pendidikan dan ekonomi kerakyatan guna memastikan masyarakat lokal tidak tertinggal dalam arus pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor menegaskan, kehadiran IKN harus menjadi peluang kemajuan, bukan ancaman bagi warga setempat.
“Masyarakat lokal tidak boleh menjadi penonton di daerahnya sendiri. Pembangunan dan perkembangan IKN harus memberi manfaat nyata bagi warga Penajam Paser Utara,” ujar Mudyat Noor, Senin.
Sebagaimana diketahui, kawasan IKN dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, tepatnya di Kecamatan Sepaku. Kondisi ini menjadikan PPU sebagai daerah asal, gerbang utama, sekaligus wilayah penyangga IKN.
Dengan posisi strategis tersebut, kesiapan sumber daya manusia dan ekonomi lokal menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
“Perubahan akan terjadi sangat cepat. Kalau tidak dipersiapkan sejak sekarang, masyarakat lokal berpotensi terpinggirkan,” kata Mudyat.
Fokus Perencanaan Jangka Panjang
Pemkab PPU menegaskan tidak ingin menyikapi kehadiran IKN secara reaktif. Pemerintah daerah memilih perencanaan jangka panjang yang terukur dan berkelanjutan, khususnya pada sektor pendidikan dan ekonomi.
“Kalau dipersiapkan dengan baik, IKN justru bisa menjadi motor kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Program Pendidikan untuk Siapkan SDM Lokal
Di sektor pendidikan, Pemkab Penajam Paser Utara menjalankan sejumlah program unggulan, antara lain Kartu Penajam Cerdas (KPC), penyediaan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa, serta perluasan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi.
Langkah ini bertujuan mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing, sehingga mampu mengambil peran dalam pembangunan IKN.
Dorong Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
Selain pendidikan, penguatan ekonomi kerakyatan juga menjadi fokus utama. Pemkab PPU mendorong pengembangan sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi lokal.