Saat ini, UEFA telah menjatuhkan sanksi skorsing satu pertandingan kepada Prestianni secara provisioris. Keputusan ini membuat pemain asal Argentina tersebut dipastikan absen saat kedua tim bentrok di Stadion Santiago Bernabeu pada Rabu malam.
Kondisi semakin rumit karena Mourinho sendiri juga terkena sanksi larangan mendampingi tim akibat kartu merah pada laga sebelumnya. Meskipun dilarang berada di pinggir lapangan, Mourinho tetap ikut dalam rombongan tim menuju Madrid. Suasana sempat mencekam saat media Spanyol melaporkan adanya teriakan rasis dari oknum tertentu yang ditujukan kepada Prestianni setibanya tim Benfica di hotel.
Madrid Tuntut Langkah Konkrit
Alvaro Arbeloa kembali menekankan bahwa momen ini adalah peluang besar bagi UEFA untuk membuktikan komitmen mereka dalam memerangi rasisme. Ia berharap UEFA tidak membiarkan kasus ini berakhir begitu saja tanpa sanksi hukum yang menjerakan.
Mengenai kondisi pemain, Arbeloa memastikan Vinicius dalam kondisi mental yang tangguh dan sangat termotivasi. Penyerang lincah tersebut tengah dalam performa terbaiknya dengan catatan lima gol dalam empat laga terakhir.
“Vini menunjukkan karakter dan keberanian besar. Besok dia akan turun ke lapangan untuk bertarung dan membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia,” tutup Arbeloa.
- Alvaro Arbeloa
- Benfica
- Berita rasisme sepak bola terbaru
- Jose Mourinho
- Kasus rasisme Vinicius Junior vs Benfica
- Kritik Courtois ke Jose Mourinho
- Liga Champions
- Prediksi Real Madrid vs Benfica Liga Champions
- Rasisme
- Real Madrid
- Real Madrid Desak UEFA Kasus Rasisme Vinicius
- Sanksi UEFA untuk Gianluca Prestianni
- Thibaut Courtois
- UEFA
- Vinícius Júnior







