Saat ini, sebanyak 23.000 dapur MBG telah beroperasi di berbagai desa. Setiap dapur mempekerjakan sekitar 50 orang, terutama ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan tetap.
Program ini juga memunculkan dampak lanjutan bagi sektor pertanian dan peternakan. Setiap dapur membutuhkan pasokan telur, ayam, sayuran, dan bahan pangan lainnya, sehingga menciptakan kepastian pasar bagi petani dan peternak lokal.
“Dana yang berhasil saya selamatkan itulah, yang saya alokasikan ulang untuk program-program prioritas. Saya dituduh boros dan lain-lain. Tidak, ini adalah realokasi sumber daya,” pungkasnya. *







