IKNPOS.ID – Perencanaan pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, kini dirancang semakin terintegrasi dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Integrasi ini menjadi langkah strategis mengingat sebagian wilayah IKN berada di Kecamatan Sepaku, yang secara administratif masuk dalam Kabupaten Penajam Paser Utara.
Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, menegaskan bahwa sinergi pembangunan daerah dengan IKN menjadi prioritas utama pemerintah kabupaten.
Menurutnya, integrasi tersebut penting agar arah pertumbuhan wilayah tetap terencana, inklusif, dan berkeadilan bagi masyarakat lokal.
“Integrasi pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara dan IKN menjadi utama dalam perencanaan pembangunan daerah,” ujarnya.
Sebagai daerah asal sekaligus mitra terdekat IKN, PPU tidak ingin hanya menjadi penonton. Pemerintah daerah ingin memastikan kehadiran ibu kota baru justru mendorong kemajuan wilayah tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat maupun kelestarian lingkungan.
Pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur dipastikan membawa perubahan besar, terutama bagi wilayah penyangga seperti Penajam Paser Utara.
Arus investasi, perpindahan penduduk, hingga lonjakan aktivitas ekonomi diprediksi akan meningkat signifikan.
Mudyat Noor menekankan bahwa perubahan cepat tersebut harus diantisipasi sejak dini melalui perencanaan matang. Jika tidak disiapkan, dampaknya bisa memicu persoalan sosial baru.
“Kehadiran IKN akan terjadi perubahan wilayah sangat cepat, kalau tidak disiapkan dampak ke depan bisa menjadi persoalan sosial,” katanya.
Karena itu, pemerintah kabupaten memilih bersikap proaktif. Mereka tidak ingin merespons pembangunan IKN secara reaktif, melainkan melalui rencana jangka panjang yang terukur dan berkelanjutan.
Dalam integrasi pembangunan ini, Pemkab Penajam Paser Utara menetapkan empat fokus utama, yakni:
Pembangunan Infrastruktur
Penguatan jalan, transportasi, dan konektivitas kawasan menjadi prioritas agar mobilitas orang dan barang menuju IKN berjalan lancar.Peningkatan Kualitas SDM
Warga lokal dipersiapkan agar mampu bersaing dan terlibat langsung dalam ekosistem ekonomi baru yang tercipta di IKN.Penguatan Ekonomi Daerah
UMKM, sektor jasa, dan ekonomi kreatif didorong tumbuh agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton pembangunan.Perlindungan Lingkungan Hidup
Pembangunan kawasan penyangga ditegaskan tidak boleh merusak lingkungan maupun mengorbankan keberlanjutan alam.
Pendekatan ini diambil untuk memastikan pembangunan tetap seimbang antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.







