Sebelumnya, dalam pertemuan perdana Board of Peace di Donald J. Trump Institute of Peace, Washington DC, Kamis (19/2) pagi waktu setempat, Presiden Prabowo Subianto kembali menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza.
“Gencatan senjata (di Gaza) merupakan capaian yang riil terjadi. Kami memuji capaian ini dan untuk itu kami menegaskan kembali komitmen untuk berkontribusi mengirimkan prajurit kami dalam jumlah yang signifikan sebanyak 8.000, bahkan bisa lebih jika dibutuhkan,” kata Presiden Prabowo saat berbicara dalam KTT Board of Peace.
Di sisi lain, Komandan ISF Mayor Jenderal Jasper Jeffers dari Angkatan Bersenjata AS memproyeksikan sekitar 20.000 tentara dan 12.000 polisi akan terlibat dalam misi stabilisasi pascaperang di Gaza. Ia menyebut wilayah Rafah di selatan Gaza, yang berbatasan dengan Mesir, akan menjadi lokasi awal penempatan pasukan ISF.







