Di sektor kesehatan, Oppo Watch S dibekali sensor detak jantung 8-channel, sensor oksigen darah 16-channel, sensor suhu di pergelangan tangan, serta sensor elektroda yang mendukung fungsi elektrokardiogram (ECG).
Salah satu fitur andalannya adalah 60s Wellness Overview, yang mampu menyajikan ringkasan sepuluh indikator kesehatan hanya dalam waktu satu menit. Data yang ditampilkan mencakup ECG, detak jantung, saturasi oksigen darah, kualitas tidur, hingga tingkat stres fisik dan mental.
Fitur ECG pada jam ini dirancang untuk membantu mengidentifikasi irama sinus, fibrilasi atrium, serta indikasi detak jantung tidak normal, yang dapat dimanfaatkan sebagai informasi pendukung saat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Selain itu, fitur Sleep Health Analysis berfungsi memantau kualitas tidur secara menyeluruh, mulai dari detak jantung saat tidur, frekuensi pernapasan, fase tidur dalam, hingga durasi tidur singkat.
Dapat Digunakan di Perangkat Android Maupun iOS
Untuk konektivitas, Oppo Watch S dapat digunakan dengan perangkat Android maupun iOS dan mendukung koneksi ke dua ponsel secara bersamaan. Pengguna dapat menerima panggilan dan notifikasi dari kedua perangkat, melakukan sinkronisasi kontak, hingga mengendalikan kamera ponsel dari jarak jauh melalui jam tangan.
Dari sisi daya, jam ini dibekali baterai berkapasitas 330mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 10 hari dalam sekali pengisian. Fitur pengisian cepat juga disematkan, di mana pengisian selama 10 menit disebut cukup untuk pemakaian seharian.
Perlindungan perangkat didukung kaca lengkung 2.5D, bodi stainless steel yang tahan korosi, serta sertifikasi IP68 dan 5ATM untuk ketahanan terhadap debu dan air.
Oppo Watch S resmi dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp2.999.000 untuk varian Black dan Rp3.099.000 untuk varian Silver. Selain itu, Oppo turut menawarkan paket bundling OPPO Techlife Watch Strap dengan harga khusus Rp99.000.







