Home Forest City Kawasan Lindung Ditarget 164 Ribu Hektare, Otorita IKN Tegaskan 75 Persen Wilayah Nusantara Jadi Ruang Hijau
Forest City

Kawasan Lindung Ditarget 164 Ribu Hektare, Otorita IKN Tegaskan 75 Persen Wilayah Nusantara Jadi Ruang Hijau

Share
API Kutai Barat penghijauan IKN
DPC API Kabupaten Kutai Barat melakukan aksi penanaman pohon endemik di IKN. Langkah ini mendukung visi 65 persen kawasan hijau sekaligus menepis isu perusakan lingkungan.Foto:ANT
Share

Strategi Rehabilitasi: Tanam Pohon Dua Pekan Sekali

Untuk mengejar target 64–65 persen kawasan lindung, Otorita IKN menjalankan berbagai program strategis.

Salah satunya adalah program penanaman pohon rutin setiap dua pekan yang melibatkan pegawai Otorita IKN. Selain itu, kolaborasi lintas sektor juga dilakukan dengan perusahaan swasta dan masyarakat sekitar.

Konsep yang diusung bukan sekadar penghijauan biasa. Otorita IKN menekankan pembangunan kembali hutan hujan tropis khas Kalimantan, bukan hutan homogen dengan satu jenis tanaman.

Komposisi tanaman akan diatur agar menyerupai ekosistem alami, termasuk dengan penanaman spesies endemik Kalimantan.

Persemaian Mentawir Produksi 15 Juta Bibit per Tahun

Upaya rehabilitasi didukung oleh keberadaan Persemaian Modern (Nursery Center) Mentawir di Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Fasilitas ini mampu memproduksi hingga 15 juta bibit per tahun. Dengan estimasi penanaman rata-rata 650 pohon per hektare, rehabilitasi lahan kritis bisa mencapai sekitar 23.000 hektare per tahun.

Angka ini menunjukkan bahwa secara teknis, target kawasan lindung bukan sesuatu yang mustahil dicapai, meski tetap membutuhkan konsistensi dan pengawasan ketat.

Perlindungan Satwa dan Koridor Hijau

Tak hanya fokus pada vegetasi, IKN juga memberi perhatian pada perlindungan satwa liar. Edgar Diponegoro menegaskan bahwa pembangunan ibu kota baru tetap memberikan ruang terhadap keliaran satwa endemik Kalimantan.

Salah satu bukti nyata adalah pembangunan jembatan koridor satwa di atas jalan tol. Infrastruktur ini dirancang agar hewan liar tetap dapat bermigrasi tanpa terganggu aktivitas manusia.

Model pembangunan ini diharapkan menjadi contoh bahwa pembangunan modern dapat berjalan seiring dengan perlindungan ekosistem.

Share
Related Articles
Forest City

Rektor UGM Temui Kepala OIKN, Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Wanagama di IKN

IKNPOS.ID - Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K).,...

Forest City

Target 164 Ribu Hektare Kawasan Lindung di IKN, Otorita Genjot Rehabilitasi Lahan Kritis

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tak hanya fokus pada infrastruktur...

Forest City

OIKN Targetkan Pembangunan Kawasan Lindung di Nusantara Mencapai 164 Ribu Hektare

IKNPOS.ID - Kawasan lindung di wilayah Ibu Kota Nusantra (IKN), Kalimantan Timur...

Forest City

Pembangunan IKN Prioritaskan Perlindungan Satwa dan Restorasi Hutan Endemik

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah Kabupaten Penajam Paser...