Kehadiran IKN mempercepat pembangunan:
- Infrastruktur konektivitas
- Kawasan industri baru
- Layanan logistik dan jasa
Efek domino pembangunan ini diyakini mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di luar sektor tambang.
Pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan kini didorong untuk mengidentifikasi sektor-sektor strategis yang memiliki nilai tambah tinggi, terutama:
- Pertanian modern
- Industri pengolahan hasil alam
- Pangan dan bioindustri
Sektor-sektor ini dinilai lebih inklusif dan mampu menyerap tenaga kerja lokal secara berkelanjutan.
Dari sisi angka, prospek ekonomi Kalimantan cukup menjanjikan. Amirullah memaparkan proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2026 sebagai berikut:
- Kalimantan Timur: diperkirakan tumbuh hingga 7 persen, seiring percepatan pembangunan kawasan inti IKN
- Kalimantan Tengah: sekitar 6,03 persen
- Kalimantan Selatan: berada di kisaran 5,6 hingga 6,4 persen
Angka tersebut menunjukkan bahwa Kalimantan berpotensi menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional.
Untuk mewujudkan transformasi ekonomi, Amirullah menekankan pentingnya dukungan Lembaga Jasa Keuangan (LJK). Terutama dalam pembiayaan sektor-sektor baru di luar tambang.
Namun, ia mengingatkan agar penyaluran kredit tetap disertai mitigasi risiko yang ketat.
“Pembiayaan harus selektif dan terukur agar stabilitas sistem keuangan daerah tetap terjaga,” pungkasnya.







