IKNPOS.ID – Jamaah dari berbagai daerah di Kalimantan Timur memadati Masjid Negara IKN untuk melaksanakan salat Tarawih perdana 1 Ramadan 1447 Hijriah pada Rabu (18/2).
Antusiasme masyarakat ini menjadi penanda hidupnya pusat ibadah baru di kawasan Ibu Kota Nusantara.
Momentum tersebut tidak hanya menandai dimulainya rangkaian ibadah Ramadan, tetapi juga memperkuat peran masjid sebagai ruang kebersamaan dan persatuan umat di Nusantara.
Tarawih Perdana Ramadan 1447 H, Jamaah Tumpah Ruah
Sejak sore hari, jamaah sudah mulai berdatangan untuk mengikuti salat Isya dan Tarawih berjamaah. Kehadiran masyarakat dari beragam latar belakang menunjukkan bahwa Masjid Negara IKN mulai menjadi pusat aktivitas keagamaan sekaligus simbol persatuan di ibu kota masa depan Indonesia.
Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan terasa saat saf-saf jamaah terisi penuh. Banyak warga mengaku bangga dan terharu bisa melaksanakan Tarawih pertama Ramadan di masjid negara yang megah tersebut.
Tausiyah: Luruskan Niat Sambut Ramadan
Selain salat berjamaah, kegiatan Tarawih perdana juga diisi dengan tausiyah oleh Ustad Irfan Rosady, Dai Kementerian Agama Kalimantan Timur.
Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya memperbaiki dan meluruskan niat dalam menjalani ibadah Ramadan.
“Perbaikilah niat kita. Karena bila salah dalam menjalankan kehidupan dan beribadah, maka kita bisa terjerumus dalam kehinaan. Maka dari itu, mantapkan dan luruskan niat dalam menjalankan Ramadan,” pesannya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi momentum pembenahan diri secara spiritual.
Salah satu jamaah, Shakira, warga Sepaku, mengaku sangat antusias bisa beribadah di Masjid Negara IKN.
“Saya sangat antusias beribadah di Masjid Negara. Saya tidak menyangka masjid negara semegah ini,” ujarnya.
Pengalaman tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga sekitar yang kini merasakan langsung fasilitas ibadah representatif di kawasan IKN.
Tarawih perdana Ramadan 1447 H ini menjadi tonggak penting dalam membangun kehidupan spiritual masyarakat di Nusantara.







