Disiapkan Jadi Smart Forest dan Laboratorium Alam
Zona Rimba Kota yang dikelola ITB dirancang sebagai pusat pengetahuan pemanfaatan sumber daya hayati dan teknologi hijau.
Sejumlah program strategis telah disiapkan, di antaranya:
-
Lokasi studio lapangan dan kuliah praktik mahasiswa
-
Program pertukaran dan riset mitra internasional
-
Transformasi hutan berbasis teknologi (smart forest)
-
Pengembangan sistem monitoring lingkungan digital
Konsep smart forest ini akan mengintegrasikan sensor, data satelit, dan kecerdasan buatan untuk memantau kesehatan hutan secara real time.
Pengabdian Masyarakat dan Agroforestri
Tak hanya fokus pada riset, ITB juga menyiapkan program pemberdayaan masyarakat sekitar melalui:
-
Demplot agroforestri
-
Pelatihan teknologi tepat guna
-
Pendampingan pembangunan berkelanjutan
-
Pengembangan akuakultur ramah lingkungan
Langkah ini bertujuan menciptakan keseimbangan antara konservasi hutan dan peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
Gandeng SMK dan Pesantren Lokal
Menariknya, ITB juga membuka kolaborasi dengan mitra pendidikan lokal di wilayah Penajam Paser Utara.
Beberapa program kolaboratif yang dijajaki meliputi:
-
Pengembangan smart forest bersama SMK
-
Program agroforestri berbasis pesantren
-
Edukasi konservasi lingkungan
Selain itu, koordinasi intensif dilakukan dengan jajaran deputi di Otorita IKN untuk memaparkan roadmap pengelolaan kawasan.
Dukung Visi Besar Forest City Nusantara
Keterlibatan ITB menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi IKN sebagai Forest City—kota masa depan yang:
-
Hijau
-
Berkelanjutan
-
Berorientasi konservasi
-
Berbasis teknologi lingkungan
ITB juga membuka peluang kolaborasi global, termasuk penyediaan infrastruktur riset dan program penanaman pohon untuk restorasi hutan.