IKNPOS.ID – Ribuan warga NU dari berbagai daerah memadati kawasan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Sabtu (31/01/2026).
Mereka hadir membawa satu tujuan: menguatkan dimensi spiritual di balik pembangunan fisik Nusantara.
Rais Syuriah PWNU Kalimantan Timur, KH Muhammad Ali Cholil, menegaskan bahwa pemilihan IKN sebagai lokasi peringatan 100 tahun NU memiliki makna strategis dan spiritual.
“Kami ingin warga NU yang hadir di sini ikut mendoakan agar pembangunan Ibu Kota Nusantara berjalan lancar dan target sebagai ibu kota politik pada 2028 bisa tercapai,” ujar KH Ali Cholil.
Menurutnya, pembangunan nasional membutuhkan keseimbangan antara infrastruktur, nilai keagamaan, dan kebangsaan agar Nusantara tumbuh sebagai kota yang berjiwa, bukan sekadar beton dan gedung.
Tak berhenti pada peringatan satu abad, PWNU Kalimantan Timur juga menggagas sejumlah agenda simbolik bernuansa spiritual yang akan dilaksanakan di IKN.
Beberapa di antaranya: Peringatan Hari Santri Nasional di Masjid Negara IKN, Kirab tongkat dan tasbih dari Jakarta ke Nusantara dan Doa kebangsaan lintas generasi NU
Kirab tersebut dimaknai sebagai simbol kepemimpinan nasional yang berakar pada nilai spiritual dan moral.
“Ini adalah pesan bahwa kepemimpinan Indonesia harus dibangun di atas spiritualitas, bukan semata kekuasaan,” tambah Ali Cholil.
IKN Butuh Jiwa, Bukan Sekadar Bangunan
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pembangunan Nusantara sejak awal dirancang sebagai kota masa depan yang berlandaskan toleransi dan harmoni.
“Kami berharap Bapak dan Ibu semua ikut mengisi jiwa Nusantara ini. IKN akan menjadi laboratorium kerukunan,” ujar Basuki.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini tengah dibangun kompleks peribadatan nasional, yang di dalamnya terdapat masjid negara, klenteng, basilika, dan pura dalam satu kawasan.
Langkah ini menjadi simbol nyata komitmen pemerintah dalam menjaga persatuan dalam keberagaman.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menilai NU memiliki posisi strategis dalam mengawal pembangunan daerah dan IKN.







