Home News IKN Ubah Sampah Jadi Poin Digital
News

IKN Ubah Sampah Jadi Poin Digital

Share
Tukar Botol Plastik, Image: Rahmi / Otorita IKN
Share

Peran Teknologi dalam Perubahan Perilaku

Transformasi ini diperkuat dengan pemanfaatan teknologi seperti Plasticpay Reverse Vending Machine (RVM), mesin otomatis yang menukar botol plastik bekas menjadi poin digital. Mesin ini memungkinkan masyarakat menyetor sampah secara mandiri, transparan, dan tercatat secara digital.

Secara ilmiah, berbagai studi menunjukkan bahwa insentif berbasis teknologi mampu meningkatkan partisipasi publik dalam pengelolaan sampah. Riset yang dipublikasikan oleh World Economic Forum menyebutkan bahwa sistem insentif digital dapat meningkatkan tingkat pemilahan sampah rumah tangga hingga lebih dari 30 persen dibanding pendekatan imbauan semata. Teknologi juga berperan dalam meningkatkan akurasi pencatatan, efisiensi logistik, serta transparansi alur daur ulang.

Dalam konteks IKN, penerapan teknologi sejak awal pembangunan kota dinilai strategis karena membentuk kebiasaan baru sebelum pola lama mengakar. Dengan demikian, perilaku memilah sampah tidak dipersepsikan sebagai beban tambahan, melainkan bagian dari rutinitas kehidupan perkotaan modern.

Kolaborasi Multipihak sebagai Kunci

Keberhasilan inisiatif ini tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan sektor swasta. Mayora Group menjadi salah satu mitra yang mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan di IKN melalui penyediaan mesin RVM dan kampanye keberlanjutan.

Sustainability Director Mayora Group, Tunky Natanael Kurniawan, menyatakan bahwa komitmen keberlanjutan merupakan bagian dari tanggung jawab industri.

“Sebagai perusahaan produk konsumen, kami berkomitmen tidak hanya menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan untuk Indonesia yang lebih bersih. Dukungan kami di IKN sejalan dengan prinsip kota berkelanjutan dan penerapan ekonomi sirkular,” ujarnya.

Kolaborasi semacam ini selaras dengan temuan United Nations Environment Programme yang menekankan bahwa pengelolaan sampah perkotaan paling efektif ketika melibatkan seluruh rantai nilai, mulai dari produsen, konsumen, hingga pengelola limbah.

Share
Related Articles
Prabowo Targetkan Waktu Tunggu Haji Jadi 26 Tahun, Kemenhaj Wajib Efisiensi Anggaran  
News

Pengawasan Diperketat, Kemenhaj Pastikan Haji 2026 Siap Digelar Tanpa Celah

Kemenhaj menegaskan seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M berjalan sesuai...

Jemaah Haji Indonesia
News

Haji 2026 Dipastikan Lancar, Jemaah Indonesia Mulai Berangkat 22 April

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa persiapan penyelenggaraan Haji 2026 berjalan sesuai...

News

Misi Diplomasi Asia Timur, Presiden Prabowo Terbang ke Jepang Perkuat Kerja Sama Strategis

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan lawatan resmi ke Jepang pada Minggu,...

Kapal Pertamina Pride tertahan Selat Hormuz
News

Malaysia dan Thailand Melenggang, Kapal Tanker Pertamina Pride Masih Tertahan di Selat Hormuz

IKNPOS.ID - Upaya diplomasi global di Selat Hormuz mulai membuahkan hasil bagi...