“Sesuai dengan perundang-undangan bahwa pemandu wisata itu harus memiliki sertifikasi. Sertifikasi ini akan berlaku sampai dengan tiga tahun, yang berarti kompetensi itu harus selalu diasah, jangan sampai tumpul, apalagi dalam sektor eco-tourism,” ulas Hairullah dengan nada serius.
Kota Berkarakter Indonesia: Magnet Baru Wisatawan Global
Wakil Kepala SKB Bank Indonesia, Dhony Iwan Kristanto, mengaku sangat terpukau dengan perkembangan tata kota IKN. Menurutnya, IKN bukan sekadar kota beton, melainkan karya orisinal anak bangsa dengan karakter Indonesia yang kuat. Inilah yang membuat daya tarik Nusantara begitu magis bagi pelancong.
“Begitu saya masuk, saya amazed, ini benar-benar kota yang dibangun oleh orang Indonesia sendiri, dengan karakter Indonesia. Ke depan pasti akan lebih banyak lagi masyarakat yang berkunjung ke sini,” kata Dhony.
Pastikan Masyarakat Lokal Jadi Aktor Utama Ekonomi IKN
Melalui langkah strategis ini, Otorita IKN mengirimkan pesan jelas: pembangunan Nusantara harus memberikan dampak langsung bagi isi dompet masyarakat setempat. Program sertifikasi ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah ingin menghadirkan layanan pariwisata yang berkelanjutan sekaligus memastikan warga lokal menjadi aktor utama, bukan sekadar penonton di tengah kemegahan Ibu Kota baru. (*)







