Home Pendidikan Gibran Gebrak Dunia Pendidikan! Santri Pesantren dan Siswa SLB Bakal Belajar Robotik & Coding, Siap-Siap Go Global!
Pendidikan

Gibran Gebrak Dunia Pendidikan! Santri Pesantren dan Siswa SLB Bakal Belajar Robotik & Coding, Siap-Siap Go Global!

Share
Gibran Gebrak Dunia Pendidikan! Santri Pesantren dan Siswa SLB Bakal Belajar Robotik & Coding, Siap-Siap Go Global!
Wapres Gibran dorong pendidikan robotik & coding di pesantren serta SLB. Siapkan kurikulum nasional dan AI Hub demi transformasi digital inklusif
Share

IKNPOS.ID – Kabar mengejutkan datang dari Istana! Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan komitmennya untuk mengubah wajah pendidikan di tanah air menjadi lebih futuristik. Tidak tanggung-tanggung, Gibran ingin kurikulum teknologi mutakhir seperti robotik dan coding merambah hingga ke pelosok pesantren dan Sekolah Luar Biasa (SLB).

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah sedang mengejar ketertinggalan teknologi secara masif. Strategi inklusi teknologi ini bertujuan agar tidak ada lagi anak bangsa yang tertinggal dalam arus transformasi digital, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus dan para santri yang selama ini identik dengan pendidikan agama konvensional.

Wapres Gibran: Pendidikan Teknologi Harus Inklusif!

Dalam audiensi bersama Masyarakat Teknologi Cerdas Indonesia (MTCI) di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (4/2/2026), Gibran menegaskan bahwa pengajaran teknologi harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Ia menaruh perhatian khusus agar siswa di SLB memiliki kemampuan yang setara dalam bidang digital.

“Wapres menaruh perhatian agar SLB di Indonesia juga memiliki kemampuan mengajarkan robotika dan coding, sehingga pendidikan teknologi bersifat inklusif,” ujar Ketua Umum MTCI, Jully Tjindrawan, saat memaparkan hasil diskusinya bersama sang Wakil Presiden.

Wacana AI Hub dan Kurikulum Robotik Nasional Dimulai dari TK

MTCI membawa segudang rekomendasi untuk memperkuat ekosistem teknologi cerdas di Indonesia. Salah satu poin krusial adalah penyusunan kurikulum robotik dan coding yang terstandar secara nasional. Hebatnya, pengajaran ini direncanakan menyasar anak-anak mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Jully menambahkan bahwa Gibran juga mendiskusikan gagasan pembentukan pusat pengembangan teknologi terpadu. “Wapres mendorong adanya sosialisasi kurikulum yang standar dan membuka ruang diskusi mengenai AI Hub sebagai penguatan ekosistem robotik, coding, dan AI,” jelasnya lebih lanjut.

Percepat Transformasi Digital Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Langkah strategis Gibran ini sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto yang ingin mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan. Pemerintah sadar betul bahwa literasi digital adalah kunci utama untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif di kancah global.

Share
Related Articles
Pendidikan

Putra-putri IKN Jangan Lewatkan Kesempatan Ini! Beasiswa Otorita IKN-Universitas Brawijaya

IKNPOS.ID - Putra-putri yang berdomisili di wilayah delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN),...

Pendidikan

Kemdiktisaintek Dorong Kampus Kembangkan Riset Berbasis Potensi Lokal

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong perguruan tinggi di Indonesia...

Menteri Sekretaris Negara Pratikno
Pendidikan

Pemerintah Atur Penggunaan AI di Sekolah, Faktor Usia dan Kesiapan Anak Jadi Pertimbangan Utama

Pemerintah mulai menerapkan aturan terkait pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI) di lingkungan...

Pendidikan

Kuliah Gratis di IKN Dibuka! Otorita IKN Siapkan Beasiswa S1 untuk Warga Lokal

IKNPOS.ID - Kabar baik bagi masyarakat di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN)....