Kolaborasi ini sebenarnya telah memasuki tahun kedua. Pada tahun pertama, tercatat sudah ada 20 rangkaian kegiatan besar yang menyasar penguatan ekosistem pendidikan dasar. Dengan adanya pendampingan ini, para tenaga pendidik tidak lagi berjalan sendiri, melainkan didukung oleh sistem yang menghubungkan guru, manajemen sekolah, dan peran aktif keluarga di rumah.
Target 2027: Rapor Pendidikan IKN Harus Meroket!
Tanoto Foundation membawa pendekatan “whole school” yang sangat komprehensif. Pendekatan ini memastikan tidak ada satu pun elemen di sekolah yang tertinggal, mulai dari guru kelas hingga kepala sekolah. Targetnya sangat jelas dan terukur: meningkatkan kualitas rapor pendidikan di wilayah Nusantara secara signifikan pada tahun 2027 mendatang.
Regional Lead Kalimantan Tanoto Foundation, Roselina Ping Juan, menegaskan bahwa pendampingan berkelanjutan adalah kunci utama kesuksesan program ini. Beliau optimis bahwa standar pendidikan di IKN akan mampu bersaing dengan kota-kota besar lainnya, bahkan di level internasional.
“Targetnya di Tahun 2027 dan seterusnya sekolah-sekolah yang didampingi Tanoto Foundation memiliki rapor pendidikan yang lebih baik dari sebelumnya. Salah satunya, kita melakukan pendekatan whole school, jadi semua guru, bahkan kepala sekolah kita dampingi. Harapannya ini akan meningkatkan kualitas di sekolah,” tutur Roselina Ping Juan penuh optimisme.
Investasi Masa Depan untuk Generasi Emas Nusantara
Langkah strategis Otorita IKN ini diharapkan menjadi katalisator bagi transformasi pendidikan nasional. Dengan memperkuat pendidikan dasar, IKN tengah membangun fondasi untuk mencetak generasi masa depan yang berkualitas dan siap bersaing di kancah global. Sinergi antara pemerintah, yayasan pendidikan, dan masyarakat lokal di Sepaku membuktikan bahwa Nusantara siap menjadi barometer baru pendidikan di Indonesia. (*)







