Home News Ditopang IKN, Transfer APBN ke Kaltim 2025 Tembus Rp40,2 Triliun, Ini Rinciannya
News

Ditopang IKN, Transfer APBN ke Kaltim 2025 Tembus Rp40,2 Triliun, Ini Rinciannya

Share
Transferan APBN ke Kaltim
Share

IKNPOS.ID – Realisasi transfer Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang 2025 mencapai Rp40,2 triliun. Dana tersebut didominasi oleh penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) yang mencapai Rp30,74 triliun.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Kaltim Kementerian Keuangan, Edih Mulyadi, menyebutkan bahwa realisasi Transfer ke Daerah (TKD) tersebut telah mencapai 95,05 persen dari total pagu Rp42,3 triliun.

“Realisasi TKD sebesar Rp40,2 triliun ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur, serta memperkuat layanan publik,” ujarnya di Samarinda.

Rincian Transfer APBN ke Kaltim 2025

Dari total Rp40,2 triliun, berikut rincian penyalurannya:

  • Dana Bagi Hasil (DBH): Rp30,74 triliun
  • Dana Alokasi Umum (DAU): Rp6,18 triliun
  • DAK Non-Fisik: Rp2,41 triliun
  • DAK Fisik: Rp148,78 miliar
  • Dana Insentif Daerah (DID): Rp59,48 miliar
  • Dana Desa: Rp657,67 miliar

Besarnya porsi DBH menunjukkan kuatnya kontribusi sektor sumber daya alam terhadap fiskal daerah Kaltim.

Fokus TKD 2025: Dorong Pertumbuhan dan Kurangi Kemiskinan

Kebijakan TKD tahun 2025 diarahkan untuk:

  • Memperkuat desentralisasi fiskal
  • Meningkatkan kualitas layanan publik
  • Mendukung pertumbuhan ekonomi daerah
  • Mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan

Dana transfer ini difokuskan pada sektor prioritas seperti pembangunan infrastruktur, pengembangan pertanian, hingga pariwisata.

Selain itu, kebijakan TKD juga disinergikan dengan kebijakan fiskal pusat guna mendukung target pembangunan nasional secara lebih luas.

Belanja Pemerintah Pusat di Kaltim Capai Rp63,4 Triliun

Tak hanya transfer daerah, realisasi belanja pemerintah pusat melalui kementerian/lembaga di Kaltim sepanjang 2025 juga mencapai Rp63,4 triliun, atau 95,77 persen dari pagu anggaran.

Belanja tersebut didominasi oleh:

  • Belanja Modal: Rp16,04 triliun
  • Belanja Pegawai: Rp3,86 triliun
  • Belanja Barang: Rp3,3 triliun
  • Bantuan Sosial: Rp10,74 miliar

Sebagian besar belanja modal dialokasikan untuk penyelesaian proyek infrastruktur strategis di Ibu Kota Nusantara (IKN), khususnya di kawasan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan sekitarnya.

IKN Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kaltim

Pembangunan infrastruktur di IKN menjadi salah satu faktor utama tingginya realisasi belanja pemerintah pusat di Kaltim. Proyek-proyek strategis ini diharapkan mampu:

  • Mendorong investasi
  • Membuka lapangan kerja
  • Menggerakkan ekonomi lokal
  • Meningkatkan daya saing daerah

Dengan realisasi transfer APBN dan belanja pusat yang tinggi, Kaltim diproyeksikan tetap menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi kuat di Indonesia.

Share
Related Articles
News

Pembangunan Terus Dikebut, Basilika IKN Ditarget Siap Digunakan Mei 2026

IKNPOS.ID - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i melakukan pengecekan langsung...

Anggaran K/L APBN 2026
News

Lapangan Kerja SPPG Tembus 897 Ribu, BGN Perluas Operasional MBG hingga Daerah Terpencil

IKNPOS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan dampak signifikan, tak...

News

Ibu Rumah Tangga Coba Rampok dan Bakar Toko Emas di Makassar, Begini Modusnya

IKNPOS.ID - Upaya perampokan disertai aksi pembakaran terjadi di sebuah toko emas...

News

Dugaan Pemalsuan Identitas, TikToker Vanessa Tuhuteru Ditetapkan sebagai Tersangka

IKNPOS.ID - Perkara dugaan pemalsuan dokumen kependudukan yang menyeret TikTokers Vanessa Tuhuteru...