IKNPOS.ID – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia menu Makan Bergizi Gratis (MBG) Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) sudah mulai beroperasi.
Dengan beroperasinya SPPG Polres Penajam, maka penerima manfaat program MBG di wilayah Serambi Ibu Kota Nusantara (IKN) pun bertambah.
“SPPG Polres mulai beroperasi dan ditargetkan menyalurkan menu MBG untuk sekitar 1.200 peserta didik penerima manfaat. Artinya 1.200 porsi menu MBG per hari,” ujar Wakapolres PPU, Kompol Awan Kurnianto, Kamis, 5 Februari 2026, dikutip Antara.
Perhitungan awal menunjukkan dapur SPPG milik Polres Penajam Paser Utara diarahkan untuk menjangkau kurang lebih 1.200 orang penerima Program MBG. Angka tersebut berasal dari hasil analisis kebutuhan yang dilakukan Badan Gizi Nasional bersama pemerintah daerah.
Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Penajam Paser Utara telah memiliki empat unit SPPG aktif. Dua unit berada di wilayah Penajam dan dua lainnya berlokasi di Sepaku, dengan total sasaran layanan mencapai 7.257 pelajar.
Selanjutnya, mulai 2 Februari 2026, sebuah SPPG tambahan di wilayah Waru mulai difungsikan. Pada fase awal, unit tersebut melayani sekitar 1.000 siswa, kemudian kapasitas produksi akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai sekitar 2.500 sampai 3.000 paket MBG setiap hari.
“Untuk tahap uji coba SPPG Polres baru produksi 50 porsi menu MBG per hari, dan Polres hanya sebagai pelaksana,” kata Awan Kurnianto.
“SPPG Polres mengutamakan bahan pangan untuk menu MBG adalah produksi petani lokal,” tambahnya.
Menurut Awan, penggunaan hasil panen dari petani sekitar dilakukan bukan hanya untuk mendukung perekonomian lokal, tetapi juga demi menjaga kualitas bahan makanan, khususnya sayuran segar, daging ayam, serta ikan.
Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian tidak mengelola anggaran operasional, sebab seluruh fasilitas yang digunakan merupakan bantuan hibah. Polres hanya menerima aset berupa bangunan, perlengkapan, dan peralatan dapur SPPG dari pemerintah kabupaten.