Home News Cara Tukar Uang Baru Lebaran di Bank dan Kas Keliling
News

Cara Tukar Uang Baru Lebaran di Bank dan Kas Keliling

Share
Tukar Uang Baru, Image: DALL·E 3
Share

Mematuhi Batas Maksimal Penukaran

Biasanya terdapat batas nominal maksimal per orang. Kebijakan ini dibuat agar lebih banyak masyarakat mendapatkan kesempatan yang sama.

Cara Tukar Uang Baru di Kas Keliling

Selain bank, kas keliling menjadi alternatif favorit karena lokasinya lebih dekat dengan pusat keramaian seperti pasar, alun-alun, atau halaman masjid.

Melakukan Pendaftaran Online Jika Diperlukan

Dalam beberapa tahun terakhir, sistem pendaftaran daring diterapkan untuk menghindari antrean panjang. Penukar diminta memilih lokasi dan jadwal sebelum datang. Bukti pemesanan harus ditunjukkan saat penukaran.

Langkah ini terbukti efektif mengurangi kepadatan. Pengelolaan berbasis jadwal membantu distribusi uang lebih tertata.

Datang Sesuai Jadwal dan Lokasi

Keterlambatan bisa membuat kuota hangus. Karena itu, penting hadir sesuai waktu yang dipilih saat pendaftaran.

Membawa Bukti Pemesanan dan Identitas

Petugas biasanya mencocokkan data identitas dengan sistem. Jika tidak sesuai, penukaran bisa ditolak.

Tips Agar Penukaran Berjalan Lancar

Agar tidak kecewa saat hendak menukar uang baru, beberapa langkah berikut dapat membantu:

  • Cek jadwal resmi dari bank atau pengumuman kas keliling.

  • Hindari menggunakan jasa penukaran tidak resmi yang mengenakan biaya tambahan.

  • Siapkan pecahan sesuai kebutuhan, misalnya Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, dan Rp20.000.

  • Datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang.

Praktik penukaran melalui pihak tidak resmi sering kali mengenakan potongan tertentu. Selain merugikan secara finansial, cara ini juga berisiko jika uang yang diterima tidak layak edar.

Peran Penukaran Resmi dalam Menjaga Distribusi Uang

Penukaran uang baru bukan sekadar layanan musiman. Distribusi yang teratur membantu menjaga kualitas uang beredar dan memastikan masyarakat menerima uang yang layak pakai. Uang yang rusak atau lusuh dapat ditarik dari peredaran dan diganti dengan yang baru.

Secara sosial, layanan ini memperkuat tradisi berbagi saat Lebaran. Secara ekonomi, distribusi uang tunai mendukung aktivitas perdagangan musiman yang meningkat tajam selama Ramadan.

Share
Related Articles
News

Sejarah Mudik di Indonesia: Dari Tradisi Kerajaan hingga Era Modern

IKNPOS.ID - Mudik telah menjadi denyut tahunan masyarakat Indonesia. Setiap menjelang Idulfitri,...

News

IKN Mulai Peran Baru lewat Rukyatul Hilal

IKNPOS.ID -  Ibu Kota Nusantara (IKN) memulai babak baru dalam perjalanannya sebagai...

News

Link Daftar Mudik Gratis 2026 dan MOTIS Pemprov DKI Jakarta, Ini Jadwal dan Terminal Tujuan

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka program Mudik Gratis untuk...

ANCAMAN MILITER, Trump Akan Singkirkan Rusia dari Greenland
News

Trump dan Mark Carney Sampaikan Ucapan Selamat Ramadhan

IKNPOS.ID - Menjelang dimulainya bulan suci Ramadhan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump...