Home News Cara Tukar Uang Baru Lebaran di Bank dan Kas Keliling
News

Cara Tukar Uang Baru Lebaran di Bank dan Kas Keliling

Share
Tukar Uang Baru, Image: DALL·E 3
Share

IKNPOS.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri, tradisi berbagi uang baru kepada anak-anak dan keluarga menjadi momen yang dinantikan. Amplop warna-warni dengan lembaran rupiah yang masih kaku bukan sekadar simbol materi, tetapi bagian dari budaya silaturahmi yang sudah mengakar kuat di masyarakat Indonesia. Tidak heran, antrean penukaran uang baru selalu memadati bank dan layanan kas keliling setiap Ramadan.

Agar proses berjalan lancar, penting memahami prosedur resmi, syarat, serta tips praktis saat menukar uang baru di bank maupun kas keliling.

Mengapa Permintaan Uang Baru Meningkat saat Lebaran?

Tradisi berbagi “THR” dalam bentuk uang tunai baru menjadi kebiasaan tahunan. Selain terlihat lebih rapi dan layak dibagikan, uang baru juga dianggap membawa kesan istimewa.

Setiap tahun, otoritas moneter menyediakan layanan penukaran resmi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam berbagai pernyataan resminya, otoritas keuangan menegaskan bahwa layanan penukaran dilakukan untuk memastikan distribusi uang layak edar tetap terjaga dan masyarakat terhindar dari praktik percaloan.

Fenomena ini bukan sekadar kebiasaan sosial. Secara ekonomi, momentum Lebaran memang meningkatkan perputaran uang tunai secara signifikan. Peningkatan konsumsi rumah tangga menjelang hari raya membuat kebutuhan pecahan kecil melonjak tajam.

Cara Tukar Uang Baru di Bank

Menukar uang baru di bank relatif mudah, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Datang ke Kantor Cabang yang Melayani Penukaran

Tidak semua cabang bank menyediakan layanan penukaran uang baru setiap saat. Biasanya, bank akan mengumumkan jadwal khusus selama Ramadan. Datanglah lebih awal karena kuota penukaran sering dibatasi per hari.

Membawa Identitas Diri

KTP asli umumnya diminta sebagai syarat administrasi. Beberapa bank mencatat data penukar untuk memastikan pembagian merata dan mencegah penukaran berulang dalam jumlah besar oleh satu orang.

Menyiapkan Uang Lama dalam Kondisi Rapi

Uang yang akan ditukar sebaiknya:

  • Tidak distaples

  • Tidak direkatkan dengan selotip

  • Disusun sesuai pecahan

  • Dihitung dengan nominal yang jelas

Kerapian mempercepat proses dan mengurangi risiko penolakan.

Share
Related Articles
News

Sejarah Mudik di Indonesia: Dari Tradisi Kerajaan hingga Era Modern

IKNPOS.ID - Mudik telah menjadi denyut tahunan masyarakat Indonesia. Setiap menjelang Idulfitri,...

News

IKN Mulai Peran Baru lewat Rukyatul Hilal

IKNPOS.ID -  Ibu Kota Nusantara (IKN) memulai babak baru dalam perjalanannya sebagai...

News

Link Daftar Mudik Gratis 2026 dan MOTIS Pemprov DKI Jakarta, Ini Jadwal dan Terminal Tujuan

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka program Mudik Gratis untuk...

ANCAMAN MILITER, Trump Akan Singkirkan Rusia dari Greenland
News

Trump dan Mark Carney Sampaikan Ucapan Selamat Ramadhan

IKNPOS.ID - Menjelang dimulainya bulan suci Ramadhan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump...