Home Sport Asosiasi Sepak Bola Inggris Larang Teknik Sundulan Demi Lindungi Otak, Simak Penjelasannya
Sport

Asosiasi Sepak Bola Inggris Larang Teknik Sundulan Demi Lindungi Otak, Simak Penjelasannya

Share
Larangan sundulan bola untuk anak-anak
Asosiasi Pesepak Bola Inggris (PFA) resmi melarang anak di bawah 12 tahun menyundul bola dan membatasi sundulan bagi pemain pro demi mencegah penyakit otak CTE.Foto:Sportsnet
Share

IKNPOS.ID – Kabar revolusioner datang dari dunia sepak bola Inggris. Persatuan Pesepak Bola Profesional (PFA) secara resmi merilis protokol komprehensif pertama untuk mencegah penyakit otak Chronic Traumatic Encephalopathy (CTE). Langkah ini diambil guna memperluas kepedulian terhadap cedera kepala yang tidak hanya disebabkan oleh benturan keras, tetapi juga efek akumulatif dari menyundul bola.

Pedoman baru dari PFA, yang menaungi pemain di Premier League, Liga Super Wanita FA, dan English Football Leagues, memberikan rekomendasi yang ketat. Para pemain profesional kini disarankan untuk tidak melakukan lebih dari 10 kali sundulan per minggu, termasuk dalam sesi latihan. Bahkan, PFA menegaskan bahwa anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak boleh melakukan sundulan sama sekali.

Protokol pencegahan CTE ini sengaja dirancang untuk mengurangi dampak benturan kepala sepanjang masa karier seorang atlet. Para ahli medis meyakini bahwa perlindungan sejak usia dini akan sangat menentukan kesehatan saraf pemain di masa depan.

“CTE adalah penyakit yang bisa dicegah. Titik,” tegas Direktur Kesehatan Otak PFA, Dr. Adam White, dalam KTT Global CTE perdana di San Francisco.

Dalam keterangannya kepada The Associated Press, White menjelaskan bahwa prinsip utama dari aturan ini adalah mengurangi frekuensi, kekuatan, dan intensitas sundulan, serta menunda aktivitas tersebut hingga usia pemain lebih matang. Menurutnya, prinsip ini sangat krusial dan bisa diterapkan pada cabang olahraga apa pun yang melibatkan kontak fisik.

Langkah berani PFA ini menjadi harapan besar bagi dunia olahraga untuk memutus rantai risiko penyakit otak yang sering menyerang mantan atlet generasi sebelumnya. Dengan membatasi kontak kepala sejak dini, diharapkan para pemain masa depan dapat berkarier dengan lebih aman tanpa dihantui ancaman demensia atau kerusakan otak permanen di masa tua.

Share
Related Articles
Sport

Perkuat Lini Serang, Persija Resmi Boyong Striker Timnas Indonesia Mauro Zijlstra

IKNPOS.ID - Persija Jakarta resmi memperkenalkan penyerang mudah Indonesia, Mauro Nils Zijlstra...

Sport

Mantap! Penggemar Bola di Provinsi Penyangga IKN Akan Dimanjakan Nobar Piala Dunia 2026

IKNPOS.ID - Dengan mengusung konsep penguatan ekonomi kerakyatan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur...

Sport

Liverpool Gaet Bek Muda Jeremy Jacquet dari Rennes

IKNPOS.ID - Liverpool mengumumkan perekrutan bek muda berbakat Jeremy Jacquet dari klub...

Transfer Obed Vargas ke Atletico Madrid
Sport

Gebrakan Atletico Madrid! Rekrut ‘Wonderkid’ Alaska Obed Vargas Hingga Boyong Ademola Lookman

IKNPOS.ID – Atletico Madrid bergerak agresif pada bursa transfer musim dingin ini....