IKNPOS.ID – Nama Whip Pink belakangan menjadi perbincangan publik setelah dikaitkan dengan tren penyalahgunaan gas tertawa atau happy gas.
Meski terdengar asing bagi sebagian orang, produk ini sebenarnya bukan barang ilegal jika digunakan sesuai fungsi aslinya.
Namun, penggunaan yang menyimpang justru membuat Whip Pink dipandang sebagai produk berisiko tinggi bagi kesehatan dan keselamatan jiwa.
Apa Itu Whip Pink?
Secara teknis, Whip Pink adalah merek dagang tabung gas charger yang berisi Nitrous Oxide (N₂O). Dalam dunia kuliner, gas ini memiliki fungsi penting untuk:
- Mengubah krim cair menjadi whipped cream secara instan
- Digunakan dalam gastronomi molekuler untuk menciptakan busa (foam)
- Membantu menjaga saus dan krim tetap stabil dengan menghambat oksidasi
Dalam konteks dapur profesional, penggunaan N₂O aman dan legal, selama mengikuti standar keselamatan.
Masalah muncul ketika gas N₂O tidak lagi digunakan sebagai alat dapur, melainkan dihirup sebagai inhalan rekreasional. Praktik ini populer dengan sebutan “happy gas” atau “gas tawa”.
Pengguna biasanya:
- Memindahkan gas dari tabung ke dalam balon
- Menghirupnya langsung untuk mendapatkan efek cepat
Efek yang dirasakan berupa:
- Rasa senang berlebihan (euforia)
- Sensasi melayang atau terlepas dari realitas
- Tubuh terasa sangat rileks dalam waktu singkat
Efek euforia dari gas N₂O hanya berlangsung sekitar 1–2 menit. Karena durasinya sangat singkat, banyak pengguna terdorong untuk menghirupnya berulang kali.
Inilah yang membuat penyalahgunaan gas Whip Pink menjadi sangat berbahaya. Tubuh dipaksa berulang kali berada dalam kondisi ekstrem tanpa oksigen yang cukup.
Otak Bisa Kekurangan Oksigen
Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama tenaga medis telah berulang kali mengingatkan bahaya serius dari inhalasi gas N₂O.
Saat gas dihirup dari balon:
- Oksigen tidak masuk ke paru-paru
- Otak mengalami hipoksia akut (kekurangan oksigen)
Akibatnya bisa sangat fatal, antara lain:
- Pingsan mendadak
- Kejang
- Gagal napas
- Kematian mendadak
Kerusakan Saraf dan Kelumpuhan
Bahaya gas N₂O tidak berhenti pada efek sesaat. Penggunaan berulang dalam jangka panjang dapat menghambat penyerapan Vitamin B12, zat penting bagi sistem saraf.







