IKNPOS.ID – Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke pasar Indonesia. Perangkat ini menjadi smartwatch terbesar dan paling tangguh yang pernah perusahaan itu ciptakan. Amazfit merancang jam tangan pintar ini khusus untuk menyasar para pegiat aktivitas luar ruangan ekstrem, mulai dari pendaki gunung, penyelam, hingga pelaku ekspedisi jarak jauh.
T-Rex Ultra 2 membawa sederet peningkatan pada aspek navigasi, ketangguhan material, hingga efisiensi baterai yang mampu bertahan dalam kondisi paling sulit sekalipun.
Secara visual, T-Rex Ultra 2 tampil mendominasi dengan diameter bodi mencapai 51 mm. Demi menjamin durabilitas di medan berat, Amazfit menggunakan material titanium Grade 5 pada bagian bezel. Sementara itu, lapisan kaca sapphire melindungi layar jam untuk mencegah kerusakan akibat benturan maupun goresan benda tajam.
Kualitas visual juga menjadi fokus utama. Jam ini mengusung panel AMOLED 1,5 inci yang memiliki tingkat kecerahan maksimal hingga 3.000 nits. Spesifikasi ini memastikan pengguna tetap dapat membaca informasi pada layar dengan sangat jelas, meskipun berada di bawah paparan sinar matahari terik secara langsung.
Fitur navigasi menjadi senjata utama T-Rex Ultra 2. Jam tangan ini mendukung GPS dual-band dan enam sistem satelit sekaligus guna memberikan akurasi posisi yang presisi. Pengguna juga dapat menyimpan peta global secara langsung ke dalam memori jam untuk penggunaan mode offline.
Menariknya, jam ini memungkinkan pengguna mencari rute dan titik penting (POI) tanpa memerlukan koneksi internet sama sekali. Amazfit juga membekali fitur perencanaan rute hingga jarak 100 km, lengkap dengan profil elevasi dan pengingat titik pemeriksaan (checkpoint) untuk memandu perjalanan agar tetap pada jalur yang benar.
Daya tahan baterai menjadi nilai jual yang sulit tertandingi. Amazfit mengklaim T-Rex Ultra 2 mampu menyala hingga 30 hari dalam mode smartwatch standar. Bagi pengguna yang mengaktifkan fitur GPS secara intensif, baterai sanggup bertahan lebih dari 50 jam non-stop.







