IKNPOS.ID – Kesabaran manajemen Pisa akhirnya mencapai titik nadir. Klub kontestan Serie A tersebut resmi memberhentikan Alberto Gilardino dari kursi pelatih kepala pada Minggu 1 Februari 2026 Waktu setempat, menyusul rangkaian hasil buruk yang membuat posisi klub terancam degradasi.
Kekalahan memalukan 1-3 saat menjamu Sassuolo di kandang sendiri pada Sabtu kemarin menjadi laga terakhir bagi pelatih berusia 43 tahun tersebut. Hasil minor itu memperpanjang rekor buruk Pisa yang tercatat hanya mampu memetik satu kemenangan dalam 23 pertandingan musim ini.
Pihak manajemen mengungkapkan bahwa keputusan mendepak mantan striker Timnas Italia itu merupakan langkah yang sangat berat secara profesional maupun personal. Namun, perubahan mendesak perlu dilakukan demi menyelamatkan klub dari jurang pemecatan di kasta tertinggi Liga Italia.
“Kami akan mengumumkan pengganti Gilardino dalam beberapa jam ke depan,” tulis pernyataan resmi klub melalui kanal medianya.
Gagal Lanjutkan Estafet Filippo Inzaghi
Gilardino datang ke Pisa pada Juni lalu untuk menggantikan posisi Filippo Inzaghi. Inzaghi sendiri merupakan sosok pahlawan yang berhasil membawa Pisa promosi kembali ke Serie A setelah absen selama lebih dari tiga dekade.
Sayangnya, di bawah tangan dingin Gilardino, performa Pisa justru merosot tajam. Sepanjang musim ini, ia hanya sanggup mempersembahkan satu kemenangan, 11 hasil imbang, dan menelan 11 kekalahan. Saat ini, Pisa tertahan di peringkat bawah, hanya unggul selisih gol dari Hellas Verona yang berada di dasar klasemen, serta terpaut empat poin dari zona aman.
Tren Gonta-ganti Pelatih di Serie A
Pemecatan Gilardino menambah panjang daftar pergantian pelatih di Serie A musim 2025/2026. Sebelumnya, sejumlah klub papan atas dan menengah seperti Juventus, Genoa, Fiorentina, hingga Atalanta juga telah melakukan perombakan di kursi manajerial guna memperbaiki performa tim mereka.
Kini, publik menunggu siapa sosok “penyelamat” yang akan ditunjuk manajemen Pisa untuk menghindarkan mereka kembali terperosok ke Serie B di akhir musim nanti.







