IKNPOS.ID – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengawali pekan ini dengan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Jawa Tengah pada Senin (26/1/2026). Dalam lawatan selama dua hari tersebut, Wapres membawa misi penting untuk menyelaraskan arah pembangunan nasional dengan aspirasi generasi muda sekaligus menjaga kelestarian budaya nusantara.
Gibran bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, didampingi Ibu Selvi Gibran Rakabuming. Rombongan mendarat di Pangkalan Udara TNI AU Adi Soemarmo, Boyolali, pada Senin pagi untuk segera memulai rangkaian agenda padat di Salatiga dan Surakarta.
Dialog Akademis di UKSW Salatiga: Mendengar Suara Mahasiswa
Destinasi pertama Wapres di Jawa Tengah adalah Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga. Di kampus yang terletak di Jalan Diponegoro ini, Gibran duduk bersama sekitar 1.000 mahasiswa untuk membahas masa depan Indonesia dalam acara diskusi interaktif.
Kehadiran Wapres di lingkungan akademis ini merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya agar kebijakan pemerintah tidak sekadar menjadi aturan di atas kertas, tetapi benar-benar menjawab tantangan yang dihadapi anak muda saat ini.
“Di kampus tersebut, Wapres dijadwalkan menjadi salah satu pembicara dalam Talkshow bertajuk ‘Arah Baru Pembangunan Nasional’ serta berdiskusi dengan sekitar 1.000 mahasiswa yang hadir,” mengutip keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden.
Agenda Kebudayaan: Tingalan Jumenengan Mangkoenagoro X
Memasuki hari kedua kunjungan, Selasa (27/1/2026), fokus Wapres bergeser ke pelestarian adat di Kota Surakarta. Gibran dijadwalkan menghadiri prosesi Tingalan Jumenengan K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X kaping 4 yang berlangsung di Pura Mangkunegaran.
Acara ini merupakan peringatan empat tahun kenaikan takhta Sampeyan Dalem Ingkang Jumeneng (S.I.J.) K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X sejak memimpin pada 2022 lalu. Pesta budaya ini tidak hanya milik kalangan bangsawan, tetapi juga melibatkan ribuan masyarakat, mulai dari siswa SMP hingga komunitas budaya setempat.
Menyeimbangkan Pembangunan SDM dan Tradisi
Kunjungan kerja ini mencerminkan strategi pemerintah dalam merangkul dua pilar utama bangsa. Lewat diskusi di UKSW, pemerintah fokus pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Sementara itu, kehadiran di Pura Mangkunegaran mempertegas dukungan terhadap simbol kekuatan budaya lokal.






